Mohon tunggu...
Shalahuddin Ahmad
Shalahuddin Ahmad Mohon Tunggu...

Alumni ITB, Mantan Country Director dari sebuah perusahaan global, dan berkantor di sebuah kota tepi Black Sea. Menulis sebagai rasa tanggung jawab sosial untuk sharing, edukasi, dan menguji pemikiran sendiri serta dapatkan feedback dari komunitas. Aktif di Quora dan FB di waktu senggangnya.

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Artikel Utama

Ditarik secara Ilegal di Luar Negeri, Uang Saya Dikembalikan Bank Mandiri

16 Mei 2017   10:26 Diperbarui: 16 Mei 2017   17:13 0 1 0 Mohon Tunggu...
Ditarik secara Ilegal di Luar Negeri, Uang Saya Dikembalikan Bank Mandiri
Ilustrasi - pelayanan di Bank Mandiri. (Kompas.com)

Surat pembaca sering ditulis apabila menghadapi masalah dan kendala dengan berbagai layanan dan produk dari berbagai institusi publik, baik sektor swasta atau pemerintah. Kali ini saya justru ingin memberikan apresiasi kepada salah satu institusi publik yang cukup tanggap dalam menyelesaikan masalah yang terjadi.

Saya belum setahun menjadi pemegang rekening Bank Mandiri. Hal disebabkan juga oleh seorang rekan bisnis yang ngotot tak mau mentransfer dana ke saya kecuali kalau saya mempunyai rekening bank pemerintah. Karena rekan bisnis adalah kawan dekat, tak ada salahnya menuruti keinginannya. Akhirnya saya pun membuka rekening di Bank Mandiri lewat kantor cabang yang lokasinya tak jauh dari kediaman saya.

Ternyata memegang akun Bank Mandiri mempunyai banyak keuntungan. Saya sendiri berkantor di dua negara dan melakukan travelling selama ini selalu menggunakan kartu kredit ketika melakukan transaksi di luar negeri. Dengan menggunakan Mandiri Visa, saya bisa melakukan transaksi yang langsung didebet dari rekening saya dengan rate yang cukup bagus. Saya juga tak perlu was-was menggunakan kartu kredit karena kartu debit hanya bisa dilakukan transaksi selama tersedia dana yang cukup dalam rekeningnya.

Di saat sedang makan malam di sebuah restoran dengan keluarga, Iphone saya berdering dan saya mendapatkan notifikasi SMS penarikan tunai dari Bank Mandiri. Wow, beberapa detik kemudian juga terjadi penarikan lainnya. Dengan menggunakan mobile banking Mandiri, saya memeriksa transaksi dan segera mengontak Mandiri call center dan disarankan untuk melakukan blokir kartu dan diminta untuk membuat surat bantahan transaksi ke cabang Mandiri terdekat. Saya baru sekitar seminggu di Indonesia setelah menghabiskan waktu sekitar 6 minggu bekerja di negara lain, dan cukup mengejutkan bahwa sepertinya penarikan itu berasal dari ATM bank yang saya kenal di negara lain. Saya punya bukti cap paspor bahwa saya sudah meninggalkan negara itu kira-kira seminggu sebelumnya.

Keesokan hari saya membuat laporan resmi ke bank dengan membuat surat bantahan transaksi dengan mencantumkan kronologis kejadian. Saya menawarkan untuk memberikan copy visa dan paspor yang menunjukkan keberadaan saya. Penarikan itu tak mungkin dilakukan oleh saya karena dilakukan dari negara lain, kartu masih di tangan saya sendiri, dan perlu waktu sekitar 16 jam untuk terbang dari negara tersebut ke Indonesia. Saya sendiri sudah berada di cabang dan melaporkan kartu sekitar 12 jam setelah kejadian penarikan.

Customer service meminta maaf dan berjanji akan menyelesaikan masalah ini sekitar dua minggu. Saya segera diberi kartu ATM baru pengganti dari kartu lama yang sudah diblokir. Beberapa hari kemudian, saya ditelepon dari customer service menyangkut laporan kejadian penarikan ilegal tersebut. Diinformasikan bahwa penarikan terjadi dari kota St. Petersburg Russia. Kurang dari seminggu diinformasikan dana yang ditarik lewat ATM secara ilegal sudah dikembalikan ke rekening saya.

Terima kasih, Bank Mandiri. Saya apresiasi kecepatan penyelesaian masalahnya. Semoga berikutnya bisa diambil langkah-langkah pengaman untuk mencegah kejadian yang sama berulang.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x