Mohon tunggu...
Finansial Pilihan

Mengelola Emosi di Saat Harga-harga Saham Rontok

20 Maret 2020   08:28 Diperbarui: 20 Maret 2020   11:25 39 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengelola Emosi di Saat Harga-harga Saham Rontok
swa.co.id

Tak sedikit investor pemula yang baru-baru ini masuk pasar modal terkejut dengan penurunan drastis harga-harga saham yang dimiliki. Apalagi bagi pemula yang sama sekali belum memahami dan mengenal analisis fundamental dan teknikal dalam berinvestasi saham, bisa-bisa jadi kaget, deg-degan dan kecewa melihat tren fluktuasi yang terjadi saat ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok. Harga-harga saham pun anjlok. Investor pemula mana yang tidak cemas dan panik jika menghadapi situasi seperti ini. Namun toh sejatinya di baliknya ada kesabaran yang sedang diuji.

Saham yang nyangkut atau harga merosot tajam membuat bingung investor pemula di tengah aksi jual masif yang membuat IHSG mengalami pekan paling mengerikan sejak 2008.

Pertanyaan dasarnya adalah apa yang harus dilakukan di saat sebagian besar portofolio merah, bahkan turun 20%-40%?

Ada beberapa pilihan yang bisa diputuskan oleh masing-masing, mulai dari jual, tahan atau nambah (akumulasi) saham. Namun pada intinya, tujuan investasi saham itu mendapatkan cuan (untung besar).  Untuk mendapatkan cuan, juga ada risiko, seperti kondisi hold (nyangkut) dalam jangka waktu tertentu hingga kerugian (cut loss).

Nah, dalam kondisi pasar seperti saat ini, tentu penting bagi para investor pemula untuk mengelola risiko. Pun dengan ketakutan yang harus dihadapi. Mamanage emosi penting dalam investasi saham.

Biar tidak gampang terpengaruh dengan emosi yang tidak stabil, menganalisis saham di saat-saat pasar sedang anjlok seperti saat ini menjadi momen tepat untuk belajar.

Di saat sedang work from home atau belajar di rumah, investor pemula bisa melakukan analisis saham dengan cermat mulai dari fundamental hingga teknikal. Tak perlu berprasangka sulit! Kedua analisis ini sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan karena mudah dilakukan, semisal melalui platform online IPOTSTOCK milik IndoPremier, yang menawarkan beragam fitur yang memudahkan investor pemula dalam menganalisis saham.

Platform investasi saham secara online ini hadir dengan dukungan fitur dan tools analisis yang komprehensif, distribusi berita dan informasi riset serta fitur investasi secara berkala yang mendukung kebutuhan nasabah dalam mengambil suatu keputusan investasi yang tepat.

Dengan dasar-dasar dan pertimbangan secara fundamental dan teknikal, investor pemula bisa membuat keputusan yang tidak grusah-grusuh alias berdasarkan emosi sesaat yang sifatnya spekulatif. Dengan begitu emosi dalam investasi pun terjaga.

Di sisai lain, baik juga meyakini cash is king di saat pasar sedang ambruk. Ini artinya, tetap rutin top up ke Rekening Dana Nasabah (RDN) saat harga-harga turun, termasuk langkah jitu sehingga saat rebound bisa langsung aksi buy (beli).

Bagaimana pun di saat harga-harga saham turun, ini menjadi momen paling cemerlang untuk mengoleksi saham-saham blue chip atau saham-saham unggulan di harga yang termurah. Saat sentimen positif muncul maka harga akan naik dan cuan pun di depan mata.

VIDEO PILIHAN