Mohon tunggu...
Selvi Seftiani
Selvi Seftiani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Universitas Pendidikan Indonesia

Mahasiswi semester 7 Pendidikan Bahasa Korea; Senang membaca karena dapat mengatasi negative thinking; Senang menulis karena dapat mengatasi overthinking

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Mentoring Anak Usia SD RT 02 RW 06 Kelurahan Isola - Program Kerja KKN Kelompok 12 Tahun 2022

19 Agustus 2022   21:45 Diperbarui: 1 September 2022   14:13 103 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Pembukaan Pelaksanaan KKN Kelompok 12/Dokumentasi pribadi

Tahun ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPI kembali melaksanakan program KKN Tematik. KKN Tematik adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berfokus untuk membuat program kerja yang sesuai dengan permasalahan kemasyarakatan dan arah kebijakan pembangunan yang diselenggerakan pemerintah pada wilayah (kabupaten/kota) tertentu. Dengan kata lain, KKN Tematik ini berbasis problem solving dengan tema tertentu agar mahasiswa terfokus untuk mencari solusi dan mencapai target sesuai dengan permasalahannya.

Tema yang diusung pada tahun ini adalah “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis SDGs Desa dan MBKM”. SDGs (Sustainable Development Goals) desa adalah usaha nyata dalam membangun bangsa yang terlahir dari Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 dengan mengarah kepada perencanaan pembangunan desa. SDGs memiliki 18 tujuan, yaitu: Desa Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Desa Berkualitas, Keterlibatan Perempuan Desa, Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi, Desa Berenergi Bersih dan Terbarukan, Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, Infrastruktur dan Inovasi Desa sesuai Kebutuhan, Desa Tanpa Kesenjangan, Kawasan Pemukiman Desa Aman dan Nyaman, Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan, Tanggap Perubahan Iklim, Peduli Lingkungan Laut, Peduli Lingkungan Darat, Damai Berkeadilan, Kemitraan untuk Pembangunan Desa, Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif. Kemudian, MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) adalah program Kemdikbud yang bertujuan untuk mendorong mahasiswa menguasai berbagai keahlian sebagai modal/persiapan memasuki dunia kerja.

Pelaksanaan KKN Tematik pada tahun ini diikuti oleh 7.089 mahasiswa yang dibagi ke dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari 30 orang. Setiap kelompok diisi oleh mahasiswa yang tinggal di wilayah yang sama namun berasal dari program studi yang berbeda. Hal ini dapat membuat setiap anggota bertukar pikiran dengan sudut pandang yang lebih luas.

Salah satu dari kelompok yang ada adalah kelompok 12 yang dibimbing oleh dosen Fakultas Pendidikan Teknik dan Kejuruan, yaitu Dadang Lukman Hakim. Kelompok 12 mendapat bagian untuk membuat program kerja yang bertemakan tujuan nomor 1 dari SDGs, yaitu “Desa Tanpa Kemiskinan”. Desa tanpa kemiskinan menargetkan kemiskinan di desa mencapai 0 persen pada tahun 2030. Untuk mencapai target tersebut, tentu banyak kebijakan yang harus diambil dan dilaksanakan bersama-sama, baik oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun pemerintah desa.

Pelaksanaan KKN kelompok 12 berlokasikan di RT 02 RW 06 Kelurahan Isola. Pelaksanaannya dibuka pada tanggal 29 Juli 2022 dan disertai pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan. Endang Nandang selaku Ketua RW 06 bersama dengan Chaca D. Sukarsa selaku Ketua RT 02 Kelurahan Isola turut hadir dan memberikan kata sambutan. Beliau memberikan dukungan penuh atas kegiatan KKN ini.

Sehari setelah pembukaan, yaitu tanggal 30 Juli 2022, program kerja mentoring dilaksanakan di Lapangan Tenis Meja RT 02 RW 06 Kelurahan Isola. Program kerja ini dilatarbelakangi oleh kesimpulan hasil survei, observasi, dan wawancara yang dilakukan kelompok 12. Kesimpulannya, ada 3 permasalahan yang menghambat kesejahteraan warga. Salah satunya adalah anak-anak usia SD yang mulai kehilangan motivasi untuk menuntut ilmu di sekolah karena lebih senang bermain di warnet. Oleh karena itu, kelompok 12 menyusun program kerja yang berjudul “Mentoring Anak Usia SD RT 02 RW 06 Kelurahan Isola”. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak anak-anak belajar sambil bermain. Melalui program kerja ini, anak-anak akan diajari tentang pentingnya memiliki dan menggapai cita-cita, menggunakan media sosial dengan bijak, dan perilaku yang beretika dan bermoral.

Kegiatan mentoring tersebut diikuti oleh 20 orang anak usia SD. Materi disampaikan oleh salah seorang anggota kelompok 12 yang berasal dari program studi Pendidikan Bahasa Korea, yaitu Selvi Seftiani. “Sama seperti setiap benda yang diciptakan karena ada tujuannya, begitu pula kita. Kita semua diciptakan Tuhan dengan sebuah alasan dan tujuan. Jadi adik-adik harus rajin belajar dan tidak boleh mudah menyerah, tetap semangat ya karena adik-adik punya cita-cita yang harus digapai,” ujar  Selvi.

Penyampaian Materi Mentoring/Dokumentasi pribadi
Penyampaian Materi Mentoring/Dokumentasi pribadi

Kegiatan mentoring dilaksanakan secara interaktif selama 1 jam 30 menit. Selain mendengarkan materi, anak-anak juga diajak untuk menjawab beberapa pertanyaan dan menggambarkan cita-citanya pada selembar kertas lalu mempresentasikannya di depan. Anak-anak sangat antusias. Ada yang bercita-cita menjadi pesepak bola, guru SD, tentara, dan lain-lain. Di akhir acara, kelompok 12 mengambil foto bersama dengan anak-anak yang mengikuti kegiatan mentoring dan memberikan mereka suvenir berupa alat tulis.

Menggambar Cita-cita/Dokumentasi pribadi
Menggambar Cita-cita/Dokumentasi pribadi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan