Mohon tunggu...
Seliara
Seliara Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Dentist

Bahagia berkarya dan berbagi sebagai wujud rasa syukur

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Mengapa Kita Suka Menolong Orang Lain?

2 Juni 2021   21:30 Diperbarui: 8 Juni 2021   12:45 842
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi anak yang menolong membuka jalan ambulans di tengah kemacetan. Sumber: Instagram.com/uncle_treebob via tribunnews.com

Berikut ini adalah manfaat menolong orang lain:

1. Menjadi lebih sehat

Ilustrasi menolong orang lain membuat hidup lebih sehat. Sumber: Pixabay
Ilustrasi menolong orang lain membuat hidup lebih sehat. Sumber: Pixabay
Menurut psikolog Ratih, saat kita menolong orang lain ternyata pada saat yang bersamaan kita juga menolong diri kita. Akan ada perasaan 'pada saat saya berbuat baik pada orang lain, sebenarnya saya sedang berbuat baik pada diri saya’. Pada hakikatnya semua kebaikan yang kita lakukan, suatu saat akan kembali pada diri kita sendiri. 

Seperti perasaan kita saat menerima kebaikan dari seseorang, kita akan bersyukur dan merasa tidak sendiri. Minimal kita akan berterima kasih dan mendoakan kebaikan bagi orang tersebut. Doa adalah sebuah aura positif yang mempunyai kekuatan dahsyat.

Selain itu, saat menolong orang lain, secara tidak langsung kita juga membangun relasi. Manusia adalah makhluk sosial, saat ia terhubung dengan manusia lain dan menjalin hubungan yang sehat, maka kondisi jiwanya pun menjadi sehat. Membantu sesama bisa memunculkan rasa keterhubungan itu. 

Menurut seorang peneliti di Harvard, orang bahkan cenderung lebih memprioritaskan hadiah untuk orang lain ketimbang untuk dirinya sendiri. Alasannya karena memberi hadiah yang bagus untuk orang lain membuat dirinya senang, rasa bahagia yang muncul lebih tinggi. 

2. Merasa lebih bahagia

Ilustrasi menolong membuat merasa lebih bahagia. Sumber: Gambar oleh DanaTentis dari Pixabay
Ilustrasi menolong membuat merasa lebih bahagia. Sumber: Gambar oleh DanaTentis dari Pixabay
Menolong orang lain membuat seseorang merasa lebih bahagia, merasa diri lebih berharga dan bermanfaat. 

Saat menolong orang lain kita memberikan empati, menganggap orang lain juga penting untuk diperhatikan. Dan saat orang tersebut bahagia, kita juga merasakan kebahagiaan.

3. Memperkuat jati diri

Ilustrasi menolong bisa memperkuat jati diri. Sumber: Gambar oleh Anastasia Gepp dari Pixabay
Ilustrasi menolong bisa memperkuat jati diri. Sumber: Gambar oleh Anastasia Gepp dari Pixabay

Saat menolong orang lain, jati diri menjadi semakin kuat. Ini selaras dengan menguatnya kepercayaan diri. Tentunya, cara pandang terhadap diri sendiri pun lebih positif. Orang yang berkapasitas mengulurkan tangan untuk sesama ini justru bisa semakin mengenal dirinya sendiri.

4. Merasa memiliki tujuan hidup

Ilustrasi menolong bisa merasa memiliki tujuan hidup. Sumber: Gambar oleh Tania Van den Berghen dari Pixabay
Ilustrasi menolong bisa merasa memiliki tujuan hidup. Sumber: Gambar oleh Tania Van den Berghen dari Pixabay
Ketika bisa membantu orang lain, wajar jika seorang individu merasa hidupnya lebih bermakna. Ada tujuan yang hendak diraih dan hidup juga akan lebih terarah. 

5. Sebuah kebaikan akan berbuah kebaikan 

Ilustrasi sebuah kebaikan akan berbuah kebaikan. Sumber: Gambar oleh Pezibear dari Pixabay
Ilustrasi sebuah kebaikan akan berbuah kebaikan. Sumber: Gambar oleh Pezibear dari Pixabay
Bila kita berbuat sebuah kebaikan, maka akan diiringi oleh kebaikan lainnya. Kita akan semakin termotivasi untuk berbuat baik, dan kebaikan juga akan menghampiri hidup kita. 

Seperti Adrian dalam kisah di atas, yang akhirnya mendapat hadiah mobil-mobilan dan beasiswa pendidikan karena kebaikannya membukakan jalan mobil ambulans di tengah kemacetan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun