Mohon tunggu...
Tsugali Oozora
Tsugali Oozora Mohon Tunggu... Punya ilmu kebal senapang

io scrivo

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Artikel Utama

Diplomasi Virus dan Kerja Sama Pertahanan Rahasia Kamboja-Cina

11 Februari 2020   22:17 Diperbarui: 12 Februari 2020   10:51 458 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Diplomasi Virus dan Kerja Sama Pertahanan Rahasia Kamboja-Cina
Photo Credit: Getty Image, diambil dari ASPI

Tanggal 30 Januari 2020 lalu dalam sebuah keterangan pers terkait wabah virus Corona Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen mengancam akan mengusir wartawan dan pejabat Kamboja yang kedapatan memakai masker. "Perdana menteri saja tidak pakai masker, kenapa kalian mesti pakai." begitu ia beralasan.

Hun Sen kemudian menghabiskan pekan pertamanya di bulan Februari melakukan kunjungan luar negeri ke Korea Selatan dan Cina. Saat masih berada di Korea Selatan ia menyebut akan mengunjungi 23 mahasiswa asal Kamboja yang ada di Wuhan, pusat penyebaran virus Corona.

Rencana kunjungan Hun Sen ini adalah caranya menjawab para pengkritik yang menyesalkan tidak adanya upaya pemerintah memulangkan pelajar dan pejabat asal Kamboja dari Wuhan seperti yang dilakukan oleh negara lain.

Ia berupaya menunjukkan bahwa Wuhan aman. Namun sial bagi Hun Sen (atau malah beruntung?) pemerintah Cina tidak mengizinkannya masuk Wuhan.

Hun Sen sebetulnya ingin meluruskan kabar simpang siur yang dikonsumsi masyarakat Kamboja melalui media sosial, bahwa sudah banyak korban virus Corona di Kamboja. 

Ia menyebut hanya ada satu kasus infeksi Corona di Kamboja, seorang warga negara Cina yang baru mengunjungi Wuhan, itu pun kondisinya sudah mulai membaik.

Komentar Hun Sen yang lebih santai dibanding pejabat negara lainnya soal wabah Corona ini menjadi gambaran bagaimana dekatnya hubungan Cina dan Kamboja.

Di saat sejumlah negara menetapkan sejumlah larangan yang bahkan melebihi anjuran WHO, Kamboja hanya menetapkan aturan yang minimal yaitu larangan perdagangan hewan liar.

Situs berita politik luar negeri the Diplomat bahkan membuat artikel berjudul China and Cambodia love in time of coronavirus.

Pertunjukan kemesraan ini tentu saja ada alasan hard politic nya. Sejak tahun 2018 sudah ada kecurigaan Cina dan Kamboja mengadakan kerjasama pertahanan rahasia. 

Wakil Presiden Amerika, Mike Pence saat itu bersurat pada Perdana Menteri Hun Sen menanyakan kebenaran informasi yang menyebutkan Kamboja menjejaki rencana untuk menampung angkatan laut Cina di perairannya. Informasi ini disebut Hun Sen sebagai hoax.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN