Mohon tunggu...
Selamet HARIADI
Selamet HARIADI Mohon Tunggu... Indonesia

HARIADI - Domisili Jawa Timur. Manusia yang ingin SELALU menulis segala sesuatu yang BERMANFAAT. \r\n\r\nReseacher-ONLINE Marketing STRATEGIST.\r\n \r\nSuka Mencari Hal baru serta Sharing segala yang BERMANFA'AT.\r\n\r\nMari Bersahabat! \r\nFollow @seHARIADI di Twitter.\r\n\r\nWeblog: www.SelametHariadi.com

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Kualitas Halal dari Pelosok Negeri hingga Diminati Dunia

10 Januari 2018   21:44 Diperbarui: 10 Januari 2018   21:49 0 15 10 Mohon Tunggu...
Kualitas Halal dari Pelosok Negeri hingga Diminati Dunia
Terasi Inggil sudah Mendapat sertifikasi Halal (dok. pribadi)

Industri Halal di dunia kian berkembang. Hal ini mendorong industri Halal di tanah air pun ikut berkembang. Berbagai regulasi Pemerintah melalui kemenag pun mendukung perkembangan Industri Halal ini. Berikut singkat ulasannya...

Ilustrasi (dok. pribadi)
Ilustrasi (dok. pribadi)
Kebutuhan Halal di Masyarakat

Pernahkah anda mempertimbangkan label halal dalam sebuah produk yang akan dibeli? Label yang dalam produk adalah bukti kalau produk tersebut memenuhi kriteria halal sesuai dalam agama. Secara dingkat Halal adalah segala produk atau kegiatan yang boleh dikonsumsi, digunakan atau dilakukan menurut aturan agama Islam.

Halal sudah menjadi  kesadaraan Muslim sejak lama. Hukum Islam sendiri menyampaikan tentang Halal berkali-kali. Halal maknanya sangat dinamis di kalangan ulama. Termasuk di era zaman now ini. Ummat Islam menjadikan isu Halal  sebagai bagian dari kehidupan seorang Muslim.

Halal saat ini tak hanya nilai atau perintah agama namun sudah menjaid gaya hidup atau lifestyle. Mangamalkan Halal merupakan bagian dari include seorang Muslim. Pemerintah keluarkan jaminan produk halal untuk Ummat Islam menjalankan Agama. Perlu karenanya ada regulasi untuk melindungi kepentingan Muslim menggunakan Hal Halal. 

Isu halal tidak hanya bagi Muslim tapi juga negara-negara Sekuler. Halal Lifestyle sudah jadi hal yang tidak dapat dipisahkan dari hidup di negara-negara Muslim dan Sekuler. Indonesia sebagai Negara yang majemuk juga memiliki regulasi untuk industri Halal yang telah mendunia ini. Demikian seperti diungkap Bapak Mastuki, Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kementerian Agama RI (Kemenag) dan Bapak Muhtadi Ridwan, Perwakilan MUI Malang dalam Kompasiana Nangkring di Malang bersama Kemenag tentang Industri Halal Kita.

img-20171124-182325-5a5624eacaf7db4f27766932.jpg
img-20171124-182325-5a5624eacaf7db4f27766932.jpg
Adanya jaminan halal merupakan kebutuhan. Hal ini akan membuat masyarakat nyaman menggunakan produk yang telah melalui standar pengujian kehalalan. Pemerintah melalui Kementerian Agama memiliki Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) membantu menjalankan regulasi ini. Hal ini seperti yang dibahas dalam Kompasiana Nangkring di Malang bersama Kemenag tentang Industri Halal Kita.

Populasi Muslim menurut Region (dok. PEW)
Populasi Muslim menurut Region (dok. PEW)
Meningkatnya Industri Halal di Dunia

Menurut data yang dikeluarkan PEW Research Centre's Forum on Religion & Public Life dalam Mapping the Muslim Population menunjukkan besarnya populasi Ummat Islam di dunia.  Ummat Islam tersebar ke berbagai belahan dunia dengan sebaran yang cukup besar di Timur Tengah dan Asia Pasifik.

Jika dikalkulasi pada penduduk dunia PEW mengestimasikan sekitar lebih dari 22 persen penduduk dunia adalah Muslim. Jumlah ini terus bertambah seiring perkembangan di belahan dunia yang kian meningkatnya pemeluk agama Islam.

Populasi Muslim menurut Region (dok. PEW)
Populasi Muslim menurut Region (dok. PEW)
Melihat data ini, terdapat Negara-negara yang menjadi kunci Pasar Halal atau Key Halal Market. Baik itu di Negara Mayoritas Muslim seperti Indonesia, Malaysia dan Turki. Maupun pula yang non-Muslim seperti India, China dan Amerika Serikat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x