Mohon tunggu...
Sefty
Sefty Mohon Tunggu... Konsultan - Konsultan

Wa

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Arti Warna Aura Merah Gelap

19 Agustus 2022   00:10 Diperbarui: 19 Agustus 2022   00:17 240 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Merah. Sumber Gambar Ilustrasi: id.pinterest.com

Semua makhluk hidup dikelilingi oleh aura , atau medan energi yang tidak terlihat. Dan tergantung pada bagaimana perasaan Anda, pikiran sehari-hari Anda. Termasuk aura merah, biru, hijau, kuning, ungu, putih atau hitam.

Aura Anda akan bergetar pada frekuensi tertentu, menghasilkan satu atau lebih warna tertentu. Aura selalu berubah, tetapi banyak dari kita akan memiliki satu atau dua warna aura yang muncul secara konsisten. "Orang yang banyak melakukan meditasi, aura tampak lebih cerah" ungkap Ridhologi, praktisi meditasi.

Anda dapat mengetahui warna aura Anda dengan membaca aura , mengambil foto potret aura. Atau Anda bisa mencoba tes cepat pada warna aura .

1. Apa yang dimaksud dengan aura merah ?

Energi lampu merah sering menunjukkan seseorang yang bersemangat, stabil, dan hidup di saat ini. Karena aura merah dikatakan sebagai warna paling dasar. Mereka juga memiliki hubungan terdalam dengan realitas material.

Orang dengan aura warna ini terkadang lebih kompetitif. Mereka menyukai olahraga, dekat secara fisik, dan mampu mengejar tujuan tinggi dengan tekad.

Lampu merah terkadang disalahartikan sebagai warna yang marah atau agresif. Dan ini tidak selalu benar. Seperti warna apa pun, aura ditafsirkan berdasarkan situasi individu dan energi keseluruhan orang tersebut.

Warna ini juga dikaitkan dengan seseorang yang memiliki kekuatan besar. Ini bukan hanya kekuatan fisik, tetapi juga kekuatan mental, emosional, dan restoratif.

2. Berbagai nuansa aura merah dan artinya

Seperti halnya rona yang ditemukan di medan energi seseorang. Nuansa merah dapat ditafsirkan dengan cara yang berbeda. Mereka bergantung pada bayangan energi yang tepat. Dan apa yang seharusnya menarik atau menolak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan