Mohon tunggu...
SDGs Indonesia
SDGs Indonesia Mohon Tunggu... Konsultan - Komunikasi Publik Sekretariat SDGs Indonesia

Komunikasi Publik Sekretariat SDGs Indonesia

Selanjutnya

Tutup

New World Pilihan

Pendekatan Berbasis Nilai (Value) untuk Menghadapi Tantangan Global

2 September 2022   13:58 Diperbarui: 2 September 2022   14:04 118 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Vivi Yulaswati  Staf Ahli Menteri Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional memberikan kata sambutan (Dok. SDGs Indonesia)

Bali -- Development Working Group (DWG) G20 menyelenggarakan pertemuan ketiga di Nusa Dua Bali pada 10 hingga 12 Agustus 2022. Dalam mewujudkan nilai-nilai untuk mencapai SDGs dan menyukseskan Presidensi G20, Values 20 (V20) mengadakan side event G20 bertajuk "Sustainability Compass: Peran Nilai-Nilai dalam Menghadapi Tantangan Global" pada Selasa (09/08). Kegiatan ini diadakan secara hybrid di Bali dan disiarkan pula secara langsung melalui Zoom Meeting, kanal Youtube, serta platform siaran daring lainnya. Diikuti oleh berbagai peserta dari Indonesia hingga internasional. Kegiatan yang berbentuk diskusi panel ini bertujuan untuk membahas values atau nilai-nilai pada individu dan institusi nasional maupun global serta kaitannya dengan SDGs.

"Pada tahun 2045 mendatang, Indonesia akan memasuki usianya yang ke-100 dan memiliki visi telah mencapai ketujuh belas poin dari SDGs," ujar Vivi Yulaswati selaku Staf Ahli Menteri Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dalam pembukaan kegiatan ini. Lanjutnya, pentingnya kolaborasi dari segala pihak dan aksi konkrit dibutuhkan demi mencapai tujuan yang telah dicanangkan. Vivi juga menyampaikan seputar values yang dimiliki oleh Indonesia, yaitu gotong royong, proses demokrasi dan HAM yang berguna untuk menciptakan harmoni demi mencapai kesejahteraan. Pun solusi yang akan disumbangkan oleh V20 nantinya diharapkan dapat menjadi aksi konkrit yang akan mendukung Presidensi G20 mendatang.

Selanjutnya, Alexandra Iskandar sebagai Ketua Forum Human Capital Indonesia sekaligus Deputi CEO Bank Mandiri menyampaikan sambutan kunci mengenai AKHLAK sebagai nilai utama dan implementasinya pada BUMN di Indonesia. Kegiatan ini dilanjutkan oleh diskusi panel yang diisi oleh sejumlah panelis dari latar belakang yang beragam, seperti para pencetus V20, CEO dari berbagai perusahaan, hingga perwakilan dari organisasi internasional. Diskusi panel ini terbagi menjadi tiga sesi, yaitu Sesi Pembukaan, topik utama yaitu Values atau nilai-nilai, serta Sesi Penutup.

Pada Sesi Pembukaan, topik yang dibawakan bertema Pengenalan V20 dan keterkaitannya dengan Pencapaian SDGs. Topik ini dibawakan oleh Prof. Krzysztof Dembek dan delapan panelis, yaitu Dimah Al-Sheikh, Dr. Ghazi Binzagr, Dr. Mandeep Rai, Fabienne Michaux, Damon Gameaou, Marisa Faccio, Stefano Petti, dan Alissa Wahid. Dalam sesi ini, dijelaskan seputar latar belakang dan peran V20, seputar values, hingga keterkaitannya dengan SDGs. Tidak hanya penyampaian materi dari para panelis, sesi ini diisi pula dengan kegiatan Personal Assessment mengenai nilai-nilai pribadi yang diikuti oleh para peserta.

Pembahasan pertama yang disampaikan oleh Dicky Herlambang selaku Associate Director Leadverse DDI dan Dr. Asif Chowdhury selaku Corporate Value Officer Arrowad Group menerangkan perihal pentingnya mengetahui sekaligus mengenali nilai-nilai dalam melakukan segala hal. Untuk menemukan nilai-nilai tersebut, dimulai dengan mempelajari hal yang paling mendasar. Kemudian, dilanjutkan dengan pertanyaan bagaimana menemukan nilai-nilai? Dimana nilai-nilai itu berasal? Serta nilai-nilai seperti apa yang sangat berdampak bagi segala halnya? Dilanjutkan melakukan self check dengan dua cara, yakni memahami nilai-nilai itu sendiri dan saling berbagi cerita dengan orang lain.

Pembahasan kedua dijelaskan oleh Pamela Doherty sebagai V20 Co-Founder, V20 2022 Lead of Values Steering Committee. G20 dibentuk untuk bekerjasama dan mendorong kemakmuran global. Agenda inspiratif tahun ini membutuhkan kolaborasi, urgensi, dan tanggung jawab bersama. Terdapat tiga nilai-nilai utama dalam menciptakan kemakmuran global, yakni arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi berkelanjutan. Adapun peluang untuk mempercepat dalam pencapaian SDGs global 2030 dengan memberikan kelayakan ekonomi, mempromosikan pemerintahan yang baik, dan meningkatkan kualitas hidup yang baik secara merata. Disamping itu, ada tiga bentuk kerjasama yang dapat dilakukan di antaranya penyelarasan keputusan, penyelarasan kepentingan, dan penyelarasan nilai-nilai. G20 memiliki nilai-nilai kesadaran yang tidak luput dari nilai-nilai gotong royong antarbangsa.

Pembahasan ketiga yang disampaikan oleh Aziz Armand selaku Vice President Director & Group CEO at Indika Energy, Charles Fowler selaku Koordinator World Values Day, Dharmaji Suradika selaku CEO Pemimpin ID, Dr. Rizal Lukman selaku Business 20/B20 2022 Sherpa, serta Solihin J. Kalla selaku President Director Kalla Group yang membahas terkait praktik berbasis nilai-nilai yang memiliki dampak berkelanjutan bagi bangsa-bangsa.

Informasi tentang peringatan International Value Day yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2022 yang mengusung tema "values for community" bertujuan untuk menempatkan value pada benak masyarakat. Masyarakat dibantu untuk menemukan value dan menerapkannya dalam tindakan. Hal itu dikarenakan pentingnya menyadari values positif terutama dalam ranah kemanusiaan.

Sesi terakhir ditutup dengan dua pembahasan yakni, pertama mengenai what next on V20 2022 (Komunike dan KTT) yang disampaikan oleh Alissa Wahid selaku V20 2022 Co-Sherpa. Kedua sekilas tentang V20 2023 yang dijelaskan oleh Gowri Ishwaran selaku Vice Chair, The Global Education & Leadership Foundation. 

Siaran ulang kegiatan ini dapat dilihat di Youtube Channel SDGs Indonesia dengan tautan https://youtu.be/pc4TKminoow  atau di Yuutube Channel Bappenas RI dengan tautan https://youtu.be/jneBNVL6ryM .

Mohon tunggu...

Lihat Konten New World Selengkapnya
Lihat New World Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan