Scoundrell Scooter
Scoundrell Scooter wirausaha

jauhkan korupsi diantara kita

Selanjutnya

Tutup

Politik

Gedung DPR Bukanlah Gedung Milik Rakyat!

14 Maret 2018   10:19 Diperbarui: 14 Maret 2018   10:24 733 0 0
Gedung DPR Bukanlah Gedung Milik Rakyat!
kompas

Wajar jika rakyat menuntut banyak terhadap para wakilnya. Karena rakyat sendiri memilih secara langsung para wakilnya untuk duduk di gedung DPR. Wajar jika rakyat banyak yang berontak ( demonstrasi ), karena banyak tuntutan rakyat yang belum di penuhi, mungkin memang sengaja tidak ada niatan untuk memenuhinya.

Gedung DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat ). Sepintas sih memang perwakilan untuk rakyat. Tetapi dalam faktanya Gedung ini sangat spesial dan hanya orang-orang tertentu yang dapat memasukinya. Buktinya untuk masuk kedalam saja harus melewati berapa prosedur : permintaan izin, lalu meminta izin ke satpam, belum lagi pager nya juga gede-gede dan tingi-tinggi. Bagaimana rakyat bisa menyalurkan tuntutannya jika gedungnya saja seperti benteng takeshi.

DPR Bekerja Untuk Rakyat yang Mana yah?

Bersuara ( demonstrasi ) di luar gedung DPR seperti berbicara dengan TEMBOK. Sangat wajar sih mereka seperti tembok, pelataran gedung DPR saja sangat jauh dan luas dengan para anggota-anggota DPR yang sedang bekerja untuk rakyat. Tetapi mereka bekerja untuk rakyat yang mana yah ? mungkin gak yah mereka bekerja untuk rakyat !!!

Pada dasarnya DPR itu bekerja untuk rakyat. Tetapi rakyat itu banyak lho'. Kita wajib dong mempertanyakan kepada para anggota DPR, WAHAI PARA ANGGOTA DPR SELAMA INI KALIAN BEKERJA UNTUK RAKYAT, TETAPI RAKYAT YANG MANA YAH ? ada kalangan atas, ada kalangan menengah, ada kalangan bawah, ada kalangan bawah sekali, ada kalangan sangat bawah sekali, nah kalian (DPR) bekerja untuk rakyat yang mana nih ?

Rakyat Tulus dan Ikhlas Memilih Kalian!!

Jika benar DPR bekerja untuk rakyat, kenapa rakyat dari kalangan sangat bawah sekali sangat sulit untuk menemui kalian, lalu kenapa hanya kalangan tertentu saja yang dapat memasuki gedung DPR, toh mereka juga sama, mereka juga rakyat. Kenapa aspirasi mereka seperti tidak terdengar. Padahal mereka dari kalangan rakyat sangat bawah sekali tulus dan suci memilih kalian.

Untuk apa atuh mendirikan Gedung DPR jika tuntutan rakyat dari kalangan sangat bawah sekali tidak di dengar, untuk apa juga gedung yang megah dan ber AC ini, hanya orang-orang tertentu saja yang dapat memasukinya. Harusnya semua rakyat dari kalangan manapun, bebas memasuki gedung DPR, katanya ini milik rakyat, tapi kenapa banyak prosedurnya. kenapa harus minta izin dulu, Kenapa pagernya tinggi-tinggi, kenapa banyak satpamnnya.

Jangan Hanya Bersuara Merdu Saat Kampanye Doang

Sekarang bolehlah Gedung DPR hanya di injak untuk kalangan tertentu. Tetapi para anggota DPR juga harusnya turun juga dong ke kampung-kampung. Untuk apa atuh, para anggota juga terkadang ikut-ikutan berdemonstrasi turun ke jalan, panas-panasan, keujanan hanya untuk menarik simpatik rakyat saja. Ceritanya sih, sok-sok an risfeck untuk rakyat !!!

Kesimpulannya adalah : ''Gedung DPR Bukanlah Gedung Milik Rakyat, kalaupun memang untuk rakyat, hanya kalangan tertentu saja yang boleh menginjakan kaki disana. Rakyat tidak boleh mengklaim gedung DPR itu milik rakyat''.

Sudahlah jangan membawa-bawa nama rakyat. Rakyat bersedih malah di manfaatin. Harusnya para anggota DPR berfikir, kenapa banyak rakyat yang kelaparan, banyak rakyat yang berdemonstrasi, banyak rakyat memberontak, banyak rakyat yang menuntut. Sekalinya turun ke lapangan, hanya untuk menyuarakan suara merdu saat kampanye saja. Sekalinya ikut demonstrasi hanya untuk menarik simpatik saja.

Saya percaya di indonesia masih banyak orang-orang yang jujur dan tulus untuk negeri ini, masih ada orang-orang yang benar-benar ingin memajukan bangsa ini.

Ini suara bukan untuk memprovokasi, ini suara bukan untuk menarik simpatik, ini suara di dedikasi untuk negeri. Khususnya rakyat dari kalangan sangat bawah sekali.

Salam untuk negeri,

Merdeka.