Sayyidati Hajar
Sayyidati Hajar Pengajar - Pengamat - Pejalan

Perempuan Timor penyuka puisi dan senja yang juga cinta mengajar. Inisiator Komunitas Sastra Aspira Universitas Muhammadiyah Kupang.

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Pesona "Sunset" di Bukit Hulnani Alor

11 Oktober 2018   20:51 Diperbarui: 12 Oktober 2018   04:34 424 0 0
Pesona "Sunset" di Bukit Hulnani Alor
dokpri

Sebagai penikmat senja yang cukup aktif dan bijaksana. Setiap ke daerah baru tak pernah lupa saya akan tanyakan, "Sunset yang bagus di mana?"

Maka sore tadi setelah melewati jalan berliku dari Kalabahi menuju Alor Kecil dalam waktu tempuh kurang lebih 10 menit, kami berbelok mendaki bebukit. Jalan mendaki cukup terjal. Namun sepanjang jalan kita dimanjakan dengan pemandangan laut  biru yang tertinggal di belakang atau samping kanan kendaraan. Setelah melewati jalan aspal kita disambut jalanan kerikil, batu, dan lubang. 

Butuh waktu kurang lebih 20 menit melewati rumah warga, kebun, tanah lapang, dan juga hutan belantara untuk sampai di Hulnani. Namun pemandangan  Hulnani seperti yang terekam dalam kamera gawai saya, tak mengecewakan bukan?

Kami sampai saat senja mulai merekah. Rona emas menyambut di ujung dahan pohon yang ada menjulang. Di sebelah kanan sebuah gunung tampak hijau dengan rombongan pohonan kokoh. 

Di sebelah kiri sebuah kebun milik warga tampak ramai dengan pepohonan ubi dan pepayah. Bila memandang ke depan terlihat pulau Ternate dan pulau Ternate Kecil yang lebih terkenal dengan pulau Buaya. Juga rumah-rumah warga  serta laut biru dan matahari yang begitu merona seakan merayu setiap aku tenggelam dalam rasa syukur. Ya. Bersyukur atas senja ciptaan Tuhan dari Bukit Hulnany.  Juga bersyukur tak ada pengunjung lain sore itu sehingga kami puas berpose sesuka hati.

Sambil mendokumentasikan sunset Bukit Hulnani yang keren itu, suara azan menggema dari pengeras suara masjid di bawah bukit. Matahari tenggelam sempurna pada pukul 17:38 namun paduan pemandangan pulau, gunung, laut dari ketinggian tetap utuh dengan keindahannya. 

Hanya matahari yang pergi dan esok akan datang lagi. Selepas itu kami pun berkemas pulang sebab kondisi jalan tanpa penerangan yang cukup tentu berbahaya bagi kami. Hemm.. selamat tinggal Bukit Hulnany dan senjanya yang manis.

Bagi yang suka sunset,  jangan lupa traveling ke Bukit Hulnani Alor, NTT.