Mohon tunggu...
Sastia Maja Adhitio
Sastia Maja Adhitio Mohon Tunggu... Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Akun ini dikelola oleh saya sendiri, bukan staff ataupun presiden Republik Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Rokok Elektrik atau Vape dalam Islam

6 Desember 2019   21:20 Diperbarui: 6 Desember 2019   21:35 309 0 0 Mohon Tunggu...
Rokok Elektrik atau Vape dalam Islam
maxresdefault-5dea65efd541df7cf022e552.jpg

Rokok Elektrik atau biasa disebut Vape, vapor, atau vaping merupakan rokok yang memakai sistem pengiriman nikotin elektronik yakni alat penguap dengan sumber tenaga baterai yang akan menghasilkan sensasi seperti merokok dan tampilannya ada yang berbentuk kotak dan ada juga yang menyerupai rokok dan pulpen.

            Rokok Elektrik atau yang biasa disebut Vape pertama kali dipatenkan oleh apoteker asal Tiongkok, Hon Lik, pada tahun 2003. Kemudian dipasarkan di Tiongkok pada tahun 2004 melalui perusahaan Golden Dragon Holdings yang sekarang bernama Ruyan.

            Dalam vape tersebut terdapat tabung yang diisi dengan cairan atau biasa disebut liquid dan bisa di daur ulang. Didalam cairan itu mengandung propilen, nikotin, gliserin dan juga perasa yang kemudian akan dipanaskan dan timbul asap seperti asap rokok pada umumnya.

            Rokok Elektrik atau Vape ini dirancang untuk membantu para pencandu rokok warung atau tembakau pada umumnya agar mulai berhenti merokok. Dengan beralik dari rokok tembakau ke rokok elektrik atau vape ini, secara perlahan mereka belajar untuk berhenti merokok tembakau.

A. Pengertian Rokok dan Rokok Elektrik atau Vape.

            Rokok, menurut KBBI adalah gulungan yang berisi tembakau (kira-kira sebesar kelingking) yang dibungkus dengan rapih menggunakan daun nipah atau kertas. Rokok, cigarette atau cerutu adalah silinder dari kertas yang berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm, ini juga bervariasi tergantung negara. Dengan diameter 10 mm yang berisi tembakau kering yang telah dicacah atau hancurkan.

            Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya. Rokok biasa dujual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam saku. Bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan akan bahaya nya rokok bagi paru-paru dan jantung.

            Ada 2 tipe perokok, yakni perokok pasif dan perokok aktif. Perokok Pasif, adalah orang yang menerima asap rokok saja, bukan perokok nya sendiri. Sedangkan Perokok Aktif adalah orang yang merokok secara aktif, mulai ketika ia bangun dari tidur nya hingga ketika ia ingin tidur.

            Adapun jenis-jenis rokok;

            1. Klobot, yaitu rokok yang bahan pembungkusnya berupa kulit jagung.

            2. Kawung, yaitu rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x