Mohon tunggu...
Nur Annisa Hamid
Nur Annisa Hamid Mohon Tunggu... Wiraswasta - blogger dan content creator

seorang wanita yang hobi travelling, menulis dan menyukai anak-anak selalu berfikir positif dan bersyukur dalam segala hal

Selanjutnya

Tutup

Nature Pilihan

Gaya Hidup Ramah Lingkungan Solusiku Mengurangi Emisi

21 Oktober 2021   15:15 Diperbarui: 21 Oktober 2021   15:21 214
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Perubahan cuaca yang tidak menentu beberapa hari terakhir tentu dirasakan banyak orang termasuk saya. Hal ini disebabkan adanya pemanasan global yang terjadi sejak lama. Perilaku manusia lah yang membuat banyaknya pencemaran lingkungan terjadi baik itu polusi udara, tanah, air dan suara.

Saya pun baru menyadari setelah menonton film dokumenter lingkungan "An Inconvenient Truth" yang diperankan Al Gore tahun 2006. Dalam film itu Gore memberi contoh bahaya pemanasan global yang terjadi  misalnya volume gletser yang menurun di berbagai tempat di dunia, badai Katrina, rata-rata suhu yang panas di berbagai kota di dunia, bencana kekeringan, penipisan es di Arktik, serta luas daratan yang berkurang jika es di Antartika atau Greenland mencair.

sumber : unsplash.com
sumber : unsplash.com

Bencana alam ini tentu bisa dicegah jika manusia mau mengubah gaya hidupnya. Misalnya mengganti lampu di rumah dengan lampu LED  agar penggunaan energi lebih berkurang, memakai transportasi umum untuk aktivitas di luar rumah, mematikan listrik seperti TV, AC dan lampu jika tidak digunakan, membawa tas belanja sendiri saat belanja, memakai sepeda sebagai pengganti kendaraan berbahan bakar minyak, dan memakai kendaraan berbahan bakar listrik. 

Mobil atau motor listrik memang masih baru di Indonesia namun beberapa brand saya lihat sudah banyak digunakan seperti Tesla atau Hyundai. Namun jika belum mampu menggunakan mobil atau motor listrik bisa menggunakan transportasi umum yang juga sudah menggunakan bahan bakar listrik. 

Beberapa komunitas pun muncul berinisiatif mengajak masyarakat untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda, Transjakarta, MRT, dan Commuter Line. 

sumber : dokumen pribadi
sumber : dokumen pribadi

Untunglah saya tinggal di Jakarta dimana akses transportasi cukup mudah, banyak pilihan dan bisa diakses siapapun. Maka saya pun nyaman bepergian dengan Transjakarta bahkan sudah ada uji coba Transjakarta listrik setiap hari gratis untuk semua kalangan masyarakat. Jika ingin bepergian ke Bekasi, Tangerang, Depok dan Bogor bisa dengan mudah menggunakan KRL atau Kereta Api Listrik karena biaya terjangkau, bebas macet dan tentunya mengurangi polusi udara. 

sumber : dokumen pribadi
sumber : dokumen pribadi

Saat MRT atau Mass Rapid Transportation baru dirilis dua tahun lalu semua orang menyambut gembira karena bisa bepergian dari Bundaran HI - Lebak Bulus dalam beberapa menit. Rute ini cocok untuk pekerja kantoran di wilayah Sudirman dan Thamrin karena dilewati oleh MRT. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun