Mohon tunggu...
Adi Pujakesuma
Adi Pujakesuma Mohon Tunggu...
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

KEBENARAN HANYA MAMPU DILIHAT MELALUI MATA KEMATIAN

Selanjutnya

Tutup

Bola

Izin Ikuti KFL 2017 Urung, Siswa-siswi SMAN 15 Makassar Murung

18 Januari 2017   12:25 Diperbarui: 18 Januari 2017   12:30 0 3 0 Mohon Tunggu...

Izin KFL 2017 Urung, Siswa-siswi SMAN 15 Makassar Murung

Keputusan Kepala Sekolah SMAN 15 Makassar urungkan izin partisipasi pada ajang tahunan Samsung KFL 2017, berdampak pada vakumnya delegasi siswa-siswi mengikuti event akbar antar pelajar di Indonesia Timur melalui ajang KeKeR Futsal League 2017.

Kompetisi tahunan ini salah satu impian putri saya dan teman-temannya menggeluti futsal putri. Pupusnya harapan partisipasi ajang KFL tersebut lantaran ada campur tangan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan anti prestasi olahraga Futsal, maka mereka merampas paksa kebahagiaan siswa-siswi meningkatkan kreativitas dan prestasi.

Perasaan marah, kesal, menangis campur aduk menghinggapi putri saya dan teman-temannya, terlebih bagi kakak-kakak kelas  SMA mereka begitu berduka, selain kerugian bakat, kerugian prestasi pasti terpampang nyata, disebabkan arogansi Kepala Sekolah dan beberapa guru yang tidak mendukung harapan terakhir kalinya bagi siswa-siswi membawa nama baik sekolah.

Surat rekomendasi dari pihak sekolah pendaftaran KFL yang menjadi syarat mutlak menuai polemik urung terbit. Sangat disayangkan konflik memalukan amatiran di sekolah SMAN 15 Makassar urung andil mengikuti event tahunan KekeR Futsal League (KFL) 2017 yang menggandeng sponsor produk elektroik raksasa SAMSUNG. Selain tim fitsal akan dihelat kompetisi jurnalis tingkat SMA/SMK.

Sekolah-sekolah bersaing targetkan juara dikompetisi futsal antar pelajar terbesar Kawasan Timur Indonesia bertajuk Samsung KeKeR Futsal League (KFL) 2017 di GOR Sudiang, mulai Jumat, 28 Januari 2017. Harapannya konflik internal ini tidak terulang kembali demi keberlanjutan siswa-siswi andil pada ajang yang sama. Sekiranya pemerintah sudi melirik pemain muda futsal berbakat kategori laki-laki maupun puteri, yang nantinya diseleksi menjadi tim Futsal tangguh.

Apapun bentuk keputusan yang ditetapkan guru dan Kepsek SMAN 15 Makassar “alergi prestasi’ memicu konflik supaya urung mengikuti futsal KeKeR Futsal League (KFL) 2017 antar sekolah se-kota Makassar.

Inisiasi Kepala Sekolah, tetap saja tidak menghasilkan apa-apa, bahkan berujung TRAGIS, mengapa? Kepsek sadar telah melakukan kekeliruan serta memberikan izin siswanya mengikuti event tahunan setelah pendaftaran ditutup. Pada saat yang sama ketika SMAN 15 Makassar larut dalam kemurungan, di lokasi lain euforia KeKeR Futsal League (KFL) 2017 begitu semarak, diikuti puluhan sekolah yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota Makassar. Selamat berjuang, siapapun pemenangnya, kalian layak dapat bintang!!

18 Januari 2017