Mohon tunggu...
Santiswari
Santiswari Mohon Tunggu... Blogger

Bukit tinggi kota idaman

Selanjutnya

Tutup

Transportasi

Lokomotif Alami Gangguan, PT INKA Harus Lakukan Evaluasi

28 Agustus 2019   11:50 Diperbarui: 28 Agustus 2019   12:04 0 1 0 Mohon Tunggu...

Kereta Api Pangrango tambahan relasi Bogor-Sukabumi tidak beroperasi selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 25 Agustus hingga 27 Agustus kemarin. Hal ini disebabkan oleh gangguan lokomotif CC300 buatan PT INKA.

Akibat gangguan tersebut PT KAI terpaksa menghentikan enam perjalanan KA Pangrango tambahan selama proses perbaikan yang dilakukan oleh PT INKA. Hal ini tentu menimbulkan keluhan masyarakat, mereka kecewa lantaran sudah membeli tiket dari jauh-jauh hari. Eva Chairunisa selaku Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permintaan maaf kepada para penumpang.

"Bagi calon penumpang yang sudah melakukan pembelian tiket diperkenankan untuk melakukan proses pembatalan dan pengembalian penuh biaya tiket dengan batas maksimal pembatalan sampai dengan tiga hari," tambahnya.

Tidak hanya kali ini saja, lokomotif CC300 sebelumnya juga pernah mengalami gangguan. Pada tanggal 3 Juni lalu, Loko tersebut sempat mogok selama 40 menit saat hendak memasuki Stasiun Cisaat.

Pada dasarnya lokomotif CC300 sangat cocok digunakan di medan pegunungan yang berkelok dan menanjak seperti jalur Bogor-Sukabumi. Selain itu, lokomotif  juga memiliki batas toleransi ketinggian air maksimal 25 cm sehingga lebih mampu menerjang banjir dibanding lokomotif lainnya.

Kondisi lokomotif yang sering mogok tentu sangat disayangkan, pasalnya okupansi penumpang KA Pangrango pada akhir pekan mencapai hingga 97 persen dan pada hari kerja sebesar 86 persen. Artinya minat masyarakat terhadap KA ini cukup tinggi. Tidak heran bila masyarakat kecewa saat KA ini berhenti beroperasi selama tiga hari.

Berkaca dari kejadian ini dan sebelumnya, PT INKA diharapkan dapat melakukan evaluasi terhadap produk mereka. Pastikan lokomotif dalam kondisi prima sebelum dioperasikan supaya tidak terus-menerus mengalami gangguan. Apalagi saat ini PT INKA tengah gencar-gencarnya melakukan kerjasama dengan negara lain seperti Zimbabwe dan yang terbaru Laos dalam hal ekspor kereta api. Jangan sampai negara lain memberikan penilaian buruk terhadap kualitas produk buatan Indonesia.

VIDEO PILIHAN