Mohon tunggu...
santi diwyarthi
santi diwyarthi Mohon Tunggu... Wanita adalah bunga, indahnya dunia, tiang penjaga damai dunia.....
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

a wife, a mother, a worker....

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Brahmavihara Arama, Saniscara Kliwon Uye, Tumpek Kandang, di Banjar Tegehe, Desa Banjar, 11 Januari 2014

13 Januari 2014   11:38 Diperbarui: 24 Juni 2015   02:53 317 0 0 Mohon Tunggu...

"Always chase your dreams instead of running of your fears" - Anonymous Seringkali kita sibuk memikirkan hal-hal yang tidak kita miliki yang terkadang membuat kita takut untuk melangkah. Quote di atas yang berarti "Lebih baik berlari mengejar mimpi daripada berlari dari rasa takutmu," seolah mengingatkan kita untuk fokus terhadap tujuan dan tidak membiarkan hal-hal sepele menghancurkannya.

Sabtu, 11 Januari 2014, Saniscara Kliwon Uye, Tumpek Kandang. Tanpa rencana sebelumnya, aku tiba di depan wihara ini. Sudah berkali lewat disini, namun belum sempat sekalipun mampir. Dan..... kupikir, kinilah saat yang tepat.

Setelah berangkat pukul 8 pagi dari rumah, menuju Banjar Cemenggaon, Sukawati, Gianyar, pernikahan Ayu. Kemudian Kerobokan, Baturiti, pernikahan Uttari. Terakhir, pernikahan Putu Liong, di Munduk, Buleleng. Dan, mengunjungi anak asuhku, Maisiah, di Banjar Tegehe, Banjar, Buleleng. Pukul 16.00 akhirnya aku tiba di depan wihara ini. Brahmavihara Arama. Beberapa mobil wisatawan asing terlihat sedang parkir di bagian depan wihara. Rombongan turis Perancis terlihat berjalan masuk ke lobby wihara.

Brahmavihara-Arama adalah sebuah vihara yang indah dan merupakan tempat ibadah umat Buddha terbesar di Bali. Tempat ini lebih dikenal dengan nama Vihara Buddha Banjar karena letaknya yang ada di desa Banjar, Buleleng. Vihara ini tepatnyat terletak di daerah perbukitan di Dusun Tegeha, Kecamatan Banjar, 22 kilometer sebelah barat Singaraja dan 11 kilometer dari kawasan wisata Lovina. Sedangkan, dari kota Denpasar, vihara ini bejarak sekitar 100 kilometer yang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 2,5 – 3 jam melalui jalur Denpasar-Bedugul-Singaraja.

Selain tempat beribadah umat Buddha, vihara ini juga merupakan tempat untuk bermeditasi. Brahmavihara-Arama terletak di kawasan perbukitan. Di bagian Utara terlihat indahnya pemandangan laut Bali Utara serta areal perkebunan dan persawahan dari ketinggian. Suasananya yang sepi dan tenang serta pemandangan langsung ke pantai Lovina menyebabkan vihara Buddha ini sebagai tempat meditasi yang sempurna. Bangunannya yang artistik dan unik juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan

Brahmavihara-Arama didirikan tahun 1969 di atas lahan seluas kurang lebih 4 hektar dan diselesaikan satu tahun setelahnya. Pada tahun 1973 bangunan suci ini baru diresmikan sebagai vihara Buddha utama. Sebelumnya memang sudah berdiri vihara yang berlokasi di Pemandian Air Panas Banjar, namun pada saat itu pengikutnya (upcaka) masih sangat terbatas sehingga Brahmavihara-Arama dipandang sebagai tempat yang lebih layak.

Brahmavihara-Arama terdiri dari tiga kata yaitu: Brahma, Vihara dan Arama. Brahma berarti terpuji/mulia. Vihara berarti cara hidup, dan Arama berarti tempat. Dari gabungan kata tersebut, dapat disimpulkan bahwa makna dari Brahmavihara-Arama adalah suatu tempat untuk melatih diri, menempa perilaku luhur/terpuji yang dalam ajaran Buddha meliputi Metta, Karuna, Mudita dan Upekkha

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x