Mohon tunggu...
Reno Dwiheryana
Reno Dwiheryana Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Blogger

blogger harus punya dedikasi dan harga diri. bersyukur seminim apapun keadaan. umur kian bertambah, jatah hidup di dunia semakin berkurang. mati-matian manusia demi dunia, akan tetapi dunia tidak manusia bawa mati. sebanyak apapun harta manusia tidak akan mencukupi hidup yang singkat ini.

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Review "Kingdom Ashin of The North", Prequel Apik Wajib Nonton!

24 Juli 2021   14:42 Diperbarui: 24 Juli 2021   14:50 903 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Review "Kingdom Ashin of The North", Prequel Apik Wajib Nonton!
Kingdom Ashin of The North (Pikiran Rakyat)

Bayar buat ditakutin, untuk apa? Mungkin sepenggal kalimat yang mengutarakan begitu antinya Penulis terhadap film-film genre horor. Sebetulnya bukan Penulis penakut, melainkan Penulis benci sekali efek kaget diselingi backsound mencekam yang biasa dihadirkan dalam film genre tersebut.

Diantara film genre horor yang Penulis suka yaitu Kingdom, serial asal Korea Utara yang hadir di Netflix. Walau memiliki konsep layaknya serial Walking Dead ala zombie begitu, Kingdom serial karya Kim Eun-hee ini Penulis nilai selain memiliki cerita yang bagus tetapi juga dikemas dengan sangat baik dan keren sekali. Ketika Penulis menontonnya, Penulis cukup terpesona akan bagaimana jalannya film dan kualitas akting para aktor-aktornya.

Nampaknya ketakjuban Penulis terhadap serial Kingdom berlanjut kepada film prequel-nya berjudul Kingdom Ashin of The North.

Bisa dikatakan film Kingdom Ashin of The North merupakan kisah awal dibalik wabah zombie dan bunga yang dapat membangkitkan manusia dari kematian (resurrection flower)

Film ini menceritakan kisah dari Ashin (Jun Ji-hyun), sosok misterius yang hadir pada cuplikan episode akhir season kedua. Kala itu Lee Chang (Joo Ji Hoon) sedang dalam perjalanan untuk mengungkap misteri di balik tanaman kebangkitan.

Film ini diawali oleh kisah akan pertikaian antara wilayah Utara Joseon dan Selatan Jurchen yang dipisahkan oleh sebuah sungai besar. Untuk mengawasi pergerakan Jurchen, klan Joseon menempatkan sekelompok warga Jurchen hidup diwilayahnya yang disebut dengan Seongjeoyain, tetapi mereka tidak dianggap sebagai Joseon maupun Jurchen.

Ashin kecil merupakan seorang Seongjeoyain. ia gemar mengunjungi hutan Pyesa-gun untuk mencari tanaman gingseng liar guna mengobati ibu-nya yang sakit. Sang ayah, Tahab (Kim Roi-ha) melarangnya karena wilayah hutan tersebut sangatlah berbahaya. Ashin tak bergeming, ia menceritakan kepada ayah-nya bahwa ia menemukan kuil yang menjelaskan adanya tanaman kebangkitan.

Di lain kondisi, sebuah insiden terjadi di hutan Pyesa-gun dimana ditemukan sejumlah mayat dari clan Jurchen. Seorang panglima Joseon, Min Chi-rok (Byeong-eun Park) berupaya menyelidikinya. Ia menghampiri desa Seongjeoyain untuk mengabarkan kepada Tahab bahwa pasukan Jurchen tersebut mati karena serangan harimau dan memerintahkan agar Tahab menyeberangi sungai untuk menyebarkan kabar itu ke klan Jurchen.

Siapa sangka bahwa kematian sekelompok Jurchen tersebut ternyata disebabkan ulah dari Cho Beom Pal (Jeon Seok-ho), salah satu perwira Joseon. Cho Beom Pal berkilah melakukannya karena klan Jurchen tidak berhak masuk ke wilayah Joseon dan mencuri gingseng.

Untuk menutupinya dan mencegah klan Jurchen menyerang Joseon, Min Chi-rok mengelabui Tahab dengan menjebaknya sebagai pelakunya. Alhasil klan Jurchen mendatangi desa Seongjeoyain dan membantai seluruh isinya, terkecuali Ashin yang saat itu sedang mencari tanaman kebangkitan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x