Mohon tunggu...
Reno Dwiheryana
Reno Dwiheryana Mohon Tunggu... Blogger

blogger harus punya dedikasi dan harga diri. bersyukur seminim apapun keadaan. umur kian bertambah, jatah hidup di dunia semakin berkurang. mati-matian manusia demi dunia, akan tetapi dunia tidak manusia bawa mati. sebanyak apapun harta manusia tidak akan mencukupi hidup yang singkat ini.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

Makna "Mampu" dalam Syarat Wajib Haji

19 Juli 2019   08:41 Diperbarui: 20 Juli 2019   17:32 0 6 0 Mohon Tunggu...
Makna "Mampu" dalam Syarat Wajib Haji
Ibadah Haji (aljazeera)

Musim Haji telah tiba, berjuta-juta manusia umat Muslim di seluruh penjuru dunia berangkat ke Baitullah untuk menunaikan rukun Islam ke lima. Tak terkecuali Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk umat Muslim terbesar di dunia. Tercatat sebanyak 231.000 jemaah haji asal Indonesia yang akan diberangkatkan ke sana yang terbagi menjadi 214.000 jemaah haji reguler dan 17.000 jemaah haji khusus. (sumber tirto.id)

Mungkin tak sedikit yang kurang paham apa perbedaan antara haji reguler dan haji khusus (plus)? Baik haji reguler maupun haji khusus sebenarnya sama-sama tujuannya yaitu menunaikan ibadah haji, hanya saja ada perbedaan mendasar yaitu dari segi biaya, masa tunggu keberangkatan, lamanya waktu di Tanah Suci, akomodasi dan konsumsi, tempat penginapan, dan bimbingan selama di Tanah Suci. 

Mereka yang terdaftar sebagai haji khusus maka biaya haji yang dikeluarkan lebih besar, jangka waktu antrian ibadah haji lebih pendek, lamanya waktu di Tanah Suci lebih singkat, akomodasi dan konsumsi lebih baik, tempat penginapan umum untuk ibadah disana lebih strategis, dan jumlah pembimbing haji mencukupi. 

Namun hal ini seharusnya tidak dijadikan masalah, karena sejatinya baik Pemerintah Arab Saudi maupun Pemerintah Indonesia tentu sudah berkomitmen memastikan bahwa siapa pun tamu-tamu Allah di sana akan dilayani dan difasilitasi dengan baik sehingga jemaah dapat khusyuk menunaikan ibadah hajinya.

Masuk ke inti materi yang penulis ingin bahas, apa saja sih syarat seseorang wajib menunaikan ibadah haji?
1. Beragama Islam
2. Berakal dan sehat jasmani
3. Baligh, cukup umur atau dewasa
4. Merdeka
5. Mampu

Bukan rahasia lagi bagi kami umat Muslim jika berbicara soal ibadah haji maka umum ada semacam bentuk kesalahpahaman dalam memahami syarat dari seseorang diwajibkan menunaikannya. 

Tak sedikit yang berpandangan disebabkan ibadah haji merupakan kewajiban akhir dari seorang Muslim maka mereka seolah menunda-nunda niatan untuk melaksanakannya. Ada semacam keengganan dalam hati manusia yang mencoba menggoda diri untuk tidak berangkat dengan alasan klasik yaitu "belum mampu" sebagaimana syarat wajib berhaji.

Namun sebenarnya apa sih yang maksud dari syarat mampu tersebut atau seperti apa rujukan seorang Muslim dikategorikan mampu?

Mampu sebagai bagian syarat dari seseorang wajib menunaikan ibadah haji bukan sekadar dipandang dari sisi kemampuan finansial, dengan kata lain hanya umat Muslim yang punya harta lebih wajib menunaikannya. Karena Allah Maha Besar dan Maha Pengasih tak sedikit kita bisa lihat bersama umat Muslim dengan harta yang tak seberapa namun punya niat yang kuat maka Allah kehendaki mereka untuk menunaikan ibadah haji. 

Dan Anda sebagai umat Muslim perlu ingat bahwa tidak ada manusia yang jatuh miskin karena menunaikan ibadah haji. Justru di saat Anda menunda-nunda untuk beribadah haji dengan alasan ketidakmampuan harta maka mungkin saja sebenarnya "hati" anda yang miskin di sana. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3