Mohon tunggu...
Arief NurjannahAdnia
Arief NurjannahAdnia Mohon Tunggu... Newbie

Seorang mahasiswi

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Peduli Permainan Tradisional, Mahasiswa KKN Desa Gondoriyo Gandeng Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI) untuk Memberikan Pendidikan Karakter

31 Agustus 2019   17:13 Diperbarui: 31 Agustus 2019   19:58 0 0 0 Mohon Tunggu...
Peduli Permainan Tradisional, Mahasiswa KKN Desa Gondoriyo Gandeng Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI) untuk Memberikan Pendidikan Karakter
Dokpri

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) alternatif IIA Universitas Negeri Semarang di Desa Gondoriyo, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang mengadakan program kerja "Gondoriyo Tersenyum". Kegiatan ini merupakan sosialisasi dan perlombaan olahraga tradisional yang dilaksanakan di SD Negeri 3 Gondoriyo dan MI Krajan.

Program ini bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional yang ada di Indonesia. Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) desa Gondoriyo menggandeng Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI) Kabupaten Semarang dan Kota Semarang.

Sebelum program kerja dimulai, tim KKN desa Gondoriyo memberikan motivasi serta membuat origami guna meningkatkan semangat dan kreativitas siswa-siswi.

Anggit Risdiyanto sebagai Koordinator Mahasiswa (Kormades), menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mampu menumbuhkan pendidikan karakter anak dan mengenalkan budaya permainan tradisional kepada anak-anak.

"Kegiatan ini merupakan terobosan baru untuk menumbuhkan pendidikan karakter siswa siswi SD/MI di desa Gondoriyo, berisikan pemberian motivasi kepada anak yang dikemas dengan sosialisasi Permainan Tradisional yang bertujuan untuk nguri-uri kebudayaan Indonesia serta mengajak anak untuk bermain permainan tradisonal", tutur Anggit selaku koordinator mahasiswa KKN sekaligus salah satu anggota KOTI Kota semarang.

Ada berbagai macam permainan tradisional yang dilombakan seperti permainan bakiak, balap karung, egrang batok, dll.

Dokpri
Dokpri

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, siswa siswi serta tenaga pendidik sangat antusias untuk mendukung program kerja Gondoriyo Tersenyum.

"Harapan saya kedepan kegiatan ini bisa dilaksanakan oleh kelompok KKN lainnya khususnya kelompok KKN yang berada di kecamatan Bergas kabupaten Semarang", imbuh Anggit.

Kegiatan pun tidak hanya berhenti di situ, Tim Kuliah Kerja Nyata Alternatif IIA juga menciptakan "Kampung Dolanan". Di sepanjang jalan Dusun Jimbaran, digambar berbagai macam permainan tradisional agar anak-anak di lingkungan sekitar dapat tetap melestarikan budaya yang ada.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x