Mohon tunggu...
Widodo Judarwanto
Widodo Judarwanto Mohon Tunggu... Dokter - Penulis Kesehatan

Dr Widodo Judarwanto, pediatrician. VIRTUAL MEDICINE CALL TODAY: 021.29614252 - 021.5703646 ** www.drwido.com ** www.kesulitanmakan.com ** www.alergiku.com ** www.pickyeatersclinic.com ** www.klinikbayi.com ** www.dokteranakindonesia.com **

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Inspirasi Covid-19, Angela Minta Maaf pada Rakyat

15 Januari 2021   05:52 Diperbarui: 15 Januari 2021   06:05 280
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Orang kecil akan menyalahkan orang lain, orang sombong akan membenarkan yang salah, dan pemimpin bijak akan instropeksi diri. Itulah inspirasi terhebat seorang pemimpin dan dari seorang wanita paling berpengaruh di dunia Angela Merkel kanselir Jerman. 

Sangat inspiratif sekali ketika Angela sambil membungkuk meminta maaf pada rakyat sambil membungkuk karena tak mampu menekan kenaikkan angka kematian harian covdi19. Dan saat itu bersamaan Natal dan Tahun baru harus melakukan lock down.

Minta maaf itu bukan penyesalan, tetapi janji untuk berbuat lebih hebat. Minta maaf itu bukan kegagalan, tetapi tekad untuk melangkah lebih dahsyat.

Inilah inspirasi terhebat dari seorang Angelz bagi siapapun pemimpin di seluruh alam ini dan apapun tingkat kepemimpinannya.  Inspirasi ketika kasus baru covdiq9 terus mencapain rekormya setiap minggu selama 10 bulan, bukan dengan mudahnya selalu menyalahkan anak buah dan rakyat. 

Siapapun pemimpin di muka bumi ini dan apapun level kepemimpinnya harus tahu diri keterbatasannya. Ketidakmampuan atasi pandemi bukanlah sekedar kegagalan kepemimpinan manusia tetapi tampaknya adalah keterbatasan manusia karena dahsyatnya cobaan Sang Pencipta Virus yang diberikan kepada manusia.

Memang musibah ini adalah tanggung jawab semua manusia bukan hanya tanggung jawab pemimpin. Tetapi harus sadar bahwa  sebagai pemimpin besar setiap kata dan langkah adalah pertaruhan nyawa dan keselamatan rakyat.

Pemimpin bijak apapun tingkatannya bukan terlalu mudah menyalahkan anak buah atau rakyatnya tetapi sebagai manusia dengan segala keterbatasan segera instrospeksi diri sendiri dalam kepemimpinannya.

Apakah kebijakaannya dalam 10 bulan ini apakah sudah disiplin mengikuti kaidah ilmiah penanganan wabah ? Apakah menyetujui kegiatan besar yang mempertaruhkan nyawa manusia bertarung berhadapan dengan wabah itu bukan melawan kodrat alam ? Apakah meremehkan pandemi itu bukan melawan kodrat Sang Maha Pencipta virus ? Apakah percaya diri berlebihan bisa mengatasi wabah segera dalah bentuk kesombongan yang melawan kodrat manusia ? Apakah tidak melakukan karantina itu melasan kebiasaan masyaralat berbudaya dan masyarakat ilmiah ?

Jangan pernah menyalahkan orang lain atas kesedihan Anda. Karena kebahagiaan adalah urusan anda.
Jangan pernah menyalahkan orang lain atas kegagalan Anda. Karena keberhasilan adalah kewajiban anda.
Jangan pernah menyalahkan orang lain atas masalah anda, karena sebenarnya anda lah yang menciptakannya.
Jangan terburu buru menyalahkan orang lain atas kesalahan yang anda buat, baiknya intropeksi dahulu pada apa yang telah anda langkahkan
Kesalahan biasanya terletak pada diri anda sendiri jangan terlalu menyalahkan orang lain.
Orang mulia menyalahkan dirinya, orang tidak mampu menyalahkan orang lain.

Anda tak belajar apapun jika hanya menyalahkan orang lain. Salahkan diri anda, dan anda akan belajar menjadi pribadi yang sempurna
Jangan hanya menyalahkan orang yang telah mengkritikmu. Mungkin mereka mengkritikmu karena kesalahan dan kelalaianmu sendiri. 

Itulah sederetan kata kata orang bijak selama ini yang sering diperdengarkan yang bisa menjadi inspirasi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun