Mohon tunggu...
Samuel Liputra
Samuel Liputra Mohon Tunggu... Jurnalis - Researcher

Peneliti tentang segala hal dan berbagi informasi tentang segala hal

Selanjutnya

Tutup

Gadget

Pemanfaatan Google Sheet dan Form untuk Sistem Vaksinasi

29 Juni 2021   07:00 Diperbarui: 29 Juni 2021   07:07 590
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Vaksinasi merupakan salah satu program pemerintah Indonesia untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) di kalangan masyarakat Indonesia. dan program ini diteruskan kepada masyarakat melalui program pemerintah DKI Jakarta dan diteruskan ke kecamatan Cengakreng dan kecamatan Duri Kosambi. Hal ini juga direspon oleh pihak Puskesmas Duri Kosambi bersama dengan Puskesmas Kabupaten Cengkareng untuk melakukan vaksinasi bagi masyarakat bahkan berusaha untuk mobile atau hadir di tempat agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses dan mendapatkan vaksinasi yang ada untuk mencapai dan mewujudkan apa yang diharapkan oleh pemerintah.Tidak mudah memobilisasi masyarakat yang ingin divaksinasi agar dapat dipertahankan dan dapat dikelola dengan baik. sehingga tidak terjadi penumpukan yang menyebabkan masalah yang lebih besar dan penularan yang berpotensi lebih berbahaya. Maka ketua RW, Pak Johan membuat panitia untuk mengatur ini dan mencari cara untuk dengan mudah mengakses pendaftaran dan mencetak undangan ke masyarakat dengan cepat. Maka dari itu lahirlah sebuah sistem berbasis Google Sheets dan Google Forms sebagai database dasar bagi warga yang ingin melakukan vaksinasi dan mendapatkan bukti pendaftaran dengan cepat tanpa kontak langsung.

Ini dibuat dari Google Form berdasarkan pertanyaan dari puskesmas kecamatan untuk mendata seseorang yang akan divaksinasi. Pertanyaan dimulai dari nomor induk penduduk, nama, tanggal lahir, dan nomor telepon yang bisa mengakses WhatsApp. kemudian dilanjutkan dengan alamat calon yang akan divaksinasi dan tentang domisili sebagai syarat vaksinasi di kecamatan Cengkareng. serta data lain yang berkaitan dengan kartu sehat nasional (BPJS) yang dimiliki dan penyakit yang ada di tubuh pasien.

Ini langsung digabungkan dengan Google Sheets untuk mendapatkan data murni ditambah dengan kode-kode dari Excel seperti lookup, if, dan banyak lagi yang membuat Google Sheets dapat menampilkan data yang dibutuhkan oleh panitia dan petugas kecamatan dan puskesmas. hal ini dapat terus dipantau secara real-time oleh petugas dan panitia yang berkepentingan. dalam hal penginputan data panitia sangat membutuhkan bantuan sekretaris RT untuk menginput data dan jika ada warga yang bisa menuliskannya sendiri warga bisa mengisi sendiri data yang ada.

 Formulir pendaftaran menggunakan Google Form yang berisi beberapa pertanyaan yang diajukan oleh petugas Puskesmas. Dan mengharuskan orang yang mengisi semua data pada calon untuk divaksinasi dengan formulir yang telah ditentukan. Berkoordinasi dengan RT, RW, dan LMK agar dapat berjalan sesuai sistem dengan baik. Sistem database warga dipantau oleh panitia dan LMK serta RT dan RW, sehingga data yang diberikan akurat, terdeteksi dengan baik, dan benar.

Untuk diundang secara digital dapat diakses oleh masyarakat secara langsung atau dibantu oleh panitia partai, Pak RT, Pak RW, atau warga tim pendamping RT dan RW bisa mencetak di atas kertas atau membawa smartphone yang memiliki file undangan. Undangan tersebut memiliki kode QR yang memudahkan panitia untuk mengumpulkan data dari orang-orang yang datang. Sehingga dapat dilakukan dengan cepat dan diharapkan tidak terjadi penumpukan dan keramaian pada hari pelaksanaannya

Panitia akan memindai barcode yang merupakan kode QR dari peserta yang datang dan secara otomatis nama-nama peserta akan terdaftar sesuai urutan kedatangan.

Panitia hanya perlu mencocokkan KTP asli dan membuat catatan kuning untuk vaksinasi. Absensi secara otomatis akan keluar dengan data yang dibutuhkan.

Untuk penjelasan sistemnya bisa lihat di https://newsevengenerationsiklan1.blogspot.com/2021/06/rw-09-duri-kosambi-utilization-of.html

dalam pengunduhan data panitia dibantu oleh panitia bantuan vaksin dari sekolah santo leo. Mereka membersihkan data dengan cepat dan akurat dimana semua data yang diunduh akan dicetak untuk warga yang tidak dapat mengunduh secara mandiri.

Dokpri
Dokpri
mereka adalah Maria Caroline, Miguel, Paramitha Dewi, Jordan Darien, Devi Jong, Violencia Rustani, Ribka Carmelita, Fransiska Angela Kwee, Tiara Cecilia, Yovanka Arifin, Aurelia Agatha Sharon.

Dokpri
Dokpri
di penghujung acara, seluruh peserta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan bantuannya dalam melaksanakan vaksinasi ini untuk mempercepat apa yang diharapkan oleh pemerintah. dan diakhir acara juga diumumkan jumlah yang disuntik oleh panitia dan dokter sebanyak 1.193 orang (Vaksinasi 23 Juni tercatat 580 orang dan vaksinasi 24 Juni tercatat 613 orang).

dan hasil ini berkat kerja tim yang kompak dan bantuan Tuhan Yesus Kristus.
By Samuel Liputra 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Gadget Selengkapnya
Lihat Gadget Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun