Mohon tunggu...
Samhudi Bhai
Samhudi Bhai Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

Bhinneka Tunggal Ika

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Pemilu 2024 dan Valentine Day

29 Januari 2022   10:18 Diperbarui: 29 Januari 2022   10:32 230 13 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
penetapan pemilu 2024/kompasiana.com

Pemilihan Umum (Pemilu) serentak akan digelar pada 14 Februari 2024.

Kesepakatan bersama dari Pemerintah, Dewan Perwakilan Rayat (DPR) dan juga Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memutuskan jadwal untuk pemilu.

Keputusan tersebut terbentuk pada saat rapat kerja komisi II yang di ikuti oleh Menteri Dalam Negeri, Bawaslu dan juga KPU di Senayan Jakarta pada Senin, 24/1/2022.

Pesta Demokrasi yang terkenal dengan Pemilihan Lima Tahun (Pelita) sekali ini, lebih cepat dengan tahun sebelumnya pada pemilihan umum pada 17 April 2019.

Alasannya agar pada pelaksanaan Pilkada yang juga akan digelar 27 November 2024 ada waktu luang sehinga jaraknya tidak terlau cekak.

Sekalipun demikian, penetapan pemilu 2024 sudah menjadi polemik ditengah masyarakat yang tentu terkait pemilu 14 februari ini.

Pasalnya, hari itu pula berbarengan dengan moment anak muda yang suka berbagi kasih dengan sebatang coklat silverquen di hari valentine.

Secara serentak masyarakat akan memilih Presiden dan Wapres, anggota DPR, DPRD tingkat Provinsi dan Kabupaten serta Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang bertepatan hari valentine day.

Sementara untuk masa kampanye sendiri akan dimulai pada 14 Oktober 2023 hingga berakhir 10 Februari 2024 termasuk soal kampanye media massa berserta rapat umum lainnya yang akan diperbolehkan pada 21 Januari hingga 10 Februari 2024.

Soal pemilihan umum semua negara didunia ini menganut sistem Demokrasi tidak terkecuali di Indonesia yang telah berlangsung lama sejak 1945 dengan pedoman hidup berbangsa di Indonesia yang dinamakan Demokrasi Pancasila.

Masyarakat diberikan kebebasan untuk menentukan pilihannya sesuai dengan hatinya untuk menentukan kearah masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan