Mohon tunggu...
Samhudi Bhai
Samhudi Bhai Mohon Tunggu... Penulis - Penulis
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Kompasianer Brebes Community (KBC)-68 Jawa Tengah -Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Pimpin Rapat Perdana, Menag Sampaikan Pesan Presiden

29 Desember 2020   16:27 Diperbarui: 29 Desember 2020   16:41 289
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pasca dilantiknya 6 Reshuflle Menteri pada minggu lalu dilanjut dengan syafari silaturahim para kyai, kini Gus Yaqut memimpin rapat untuk pertama kalinya dalam tugas sebagai Menteri Agama.

Kabinet Indonesia Maju dari sisa masa jabatan 2019-2024 termasuk 6 Menteri yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo semakin menarik untuk di ikuti perkembangan beritanya. Termasuk Menteri Agama Gus Yaqut ini yang tidak akan pernah bosan untuk mengulasnya. 

Urgent bagi saya agar sebagai Generasi Muda khususnya mau melek terhadap politik kebangsaan bukan politik identitas. Sebagaimana Menteri Agama yang satu ini, Beliau bukan hanya menarik tapi juga penuh inspiratif untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Semenjak menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) hingga kini Beliau tetap popular tetap dikenal di hati masyarakat perihal ketegasan-ketegasannya dalam menyampaikan pidato kebangsaannya.

Kabinet baru jokowi memang penuh kontroversial sebelum dan sesudah reshuffle kabinet indonesia Maju.

Gebrakan dari Presiden Joko Widido yang kalem dalam membawa misi untuk Indonesia Maju membuat sebagian lawan dari para lonte politiknya menjadi sport jantung, terperangah gak nyono. Hehe..

Satu yang menjadi point penting tentang statement dari Gus Yaqut yang membuat banyak orang histeris bercampur haru biru adalah ketika mendengar pidato dari Menteri Agama Republik Indonesia.

Statement yang tentunya bukan main-main bukan pula untuk guyon dalam mengemban tugasnya sebagai Menteri.

Jarang kita saksikan mengenai pernyataan dari seorang Menteri Negara mana pun spontan mengatakan bahwa seluruh hidup dan kepunyaannya diwakafkan untuk bangsa dan negara. Kecuali Yaqut Cholil Qaumas ini.

Kabinet baru Jokowi dari ke-6 Reshuffle Menteri ini memang pilihan yang tidak sembarang bagi seorang Presiden untuk memilihnya dalam membantu kerjanya.

Menteri Pilihan Presiden Joko Widodo ini semuanya mempunyai jiwa-jiwa nasionalisme yang kokoh serta berintegritas tinggi yang siap bekerja untuk memajukan masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun