Mohon tunggu...
SaffanahMEP_PWK UNEJ
SaffanahMEP_PWK UNEJ Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Saya adalah mahasiswa unej prodi pwk fakultas teknik

Selanjutnya

Tutup

Financial

Upaya Pemerintah Banyuwangi untuk Merubah Pasar yang Ada di Banyuwangi Lebih Baik Lagi

21 September 2022   23:08 Diperbarui: 21 September 2022   23:27 30 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Finansial. Sumber ilustrasi: PEXELS/Stevepb

Banyuwangi tidak hanya unggul dalam sekto Pariwisata saja tapi, kita harus tahu bahwan Banyuwangi juga memiliki hasil sumber daya alam yang sangat melimpah dari sektor pertanian, perkebunan, atau bahkan perternakan. Dengan memiliki lahan persawahan kurang lebih 55.041,32 hektar di sektor pertanian menghasilkan banyak sekali hasil pertanian. Banyak sekali hasil pertanian, perkebunan, perternakan yang dihasilkan oleh masyarakat Banyuwangi sendiri, yaitu seperti padi, sayur – sayuran, buah – buahan, daging, telur dan masih banyak lagi. Hal tersebut mendukung adanya pasar – pasar tradisional yang ada di beberapa daerah Bayuwangi untuk memperdagangkan hasil panen dari masyarakat tersebut. Hasil panen yang dihasikan oleh para masyarat ini tidak hanya di jual atau diperdagangkan di daerah Banyuwangi saja tapi juga luar daerah Banyuwangi bahkan ada yang sampai di expor sampai ke luar negeri. 

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga sangat mendukung berkembangnya pasar atau perdagangan yang ada di daerah banyuwangi sendiri. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu Salah satunya dengan melakukannya penataan dan optimalisasi pengelolaan pasar yang ada di Banyuwangi untuk menjadi sentra ekonomi baru yang ada di Banyuwangi. Yang dulunya warga atau masyarakat mengira bahwa pasar itu identic dengan hal kumuh, bau dan masih banyak lagi. Di sini pemerintahan banyuwangi mengupayakan perkembangan pasar dibanyuwangi mengalami perubahan yang sangat baik.

di sini Bupati Banyuwangi  Ipuk Fiestiandani akan mengoptimalkan perkembangan pasar yang ada di banyuwangi sendiri dengan ditata dan dikelola secara optimal baik yang ada di kota maupun daerah  desa-desa khususnya di wilayah yang menjadi tujuan destinasi wisata. Yakni dengan penata kerapihan dan kebersihannya dipasar sendiri, dengan adaya perubahan ini di harapkan statement para masyarakat tentang pasar yang kumuh, bau dan lain sebagainya menjadi berfikir bahwa pasar juga bisa berubah menjadi baik tidak kumuh, bau, atau yang lain lagi. 

Bupati banyuwangi tidak ingin menambah pendirian mall – mall besar atau pusat perbelanjaan modern di Kabupaten Banyuwangi dikarena pemerintah Banyuwangi ingin menjadikan pasar - pasar yang ada di Banyuwangi sebagai sentra ekonomi yang ungul di Kabupaten Banyuwangi sendiri. Dengan di adakan nya perkembangan pasar di Banywangi bisa meningkatkan daya tarik konsumen kepada Pasar dan memperbaiki perekonomian yang berada di Banyuwangi itu sendiri.

Pemerintahan Banyuwangi juga mengininkan pasar dibanyuwangi tidak hanya menjual hasil panen pertanian, perkebunan, atau bahkan perternakan masyarakat saja, tetapi pemerintah juga ingin mengadakan pasar yang menjual kuliner – kuliner yang ada di Banyuwangi bukan hanya kuliner, dipasar tersebut juga menjual oleh – oleh khas Banyuwangi, hal tersebut bertujuan untuk mengenalkan kuliner – kuliner yang ada di Banyuwangi kepada para wisatawan entah dari dalam negeri atau pun wisatawan dari luar negeri untuk mencicipi kuliner yang ada di Banyuwangi. 

Dikarenakan Banyuwangi yang terdapat banyak sekali wisata yang mengundang para wisatawan dari mancan negara dan wisatawan dari luar kota Banyuwangi datang ke Banyuwangi menjadikan ide para pemerintah membuat pasar kuliner ini, dengan adanya pasar kuliner ini di harapkan membantu perekonomian masyarakat Banyuwangi berubah menjadi lebih baik lagi, dan menjadikan lapangan pekerjaan untuk para masyarakat Banyuwangi sendiri. 

Bupati Banyuwangi mengatakan bahwa “Selama ini pasar hanya buka pada pagi hari dan hanya menjual hasil alam masyarakat saja hal Ini yang akan kita optimalkan supaya pasar di Kabupaten Banyuwangi semakin berkembang pesat.” Adapun pasar kuliner yang ada di Banyuwangi, yaitu pasar wit – witan yang berada di Singonjuruh Banyuwangi, pasar wit – witan diartikan secara Bahasa pasar pohon dimana pasar tersebut berada di bawah pepohonan yang tersa asri. Pasar ini adalah salah satu pasar kuliner yang menjadi destinasi wisata kuliner yang sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan dari dalan atau pun luar negeri. 

Pasar ini hanya buka pada hari Minggu pada jam 06.00 WIB sampai  dengan jam 09.00 WIB dengan kuliner khas yaitu Geseng Bangsong, yang kedua adalah pasar kopat yang berada di daerah Boyolangu di pusat kota Banyuwangi. Pasar kopat memiliki arti yaitu Kompol Punjer, Papat yang bisa diartikan berkumpul 4 penjuru mata angin. Pasar juga menjual jajanan tradisonal banyuwangi hingga  jajanan modern. Pasar ini hanya buka setiap hari sabtu malam  jam 18.00 WIB sampai dengan jam 21.00 WIB, yang ke tiga adalah Pasar Kampoeng Osing yang berada di daerah Kemiren. Daerah Kemaren sendiri adalah daerah wisata kental dengan suku Osing, suku asli Banyuwangi. 

Dipasar ini menjual kuliner atau masakan khas suku Osing Banyuwangi. Pasar ini buka pada pagi hari di setiap hari Minggu jam 06.00 WIB sampai dengan jam 09.00 WIB dengan menu khasnya adalah Pecel Pitek. Tidak hanya itu saya masih banyak lagi pasar – pasar kuliner yang ada di banyuwangi sendiri. Pasar kuliner sendiri menjadi destinasi tambahan untuk para wisatawan yang berasal dari luar kota atau bahkan luar negeri, jadi wisatawan tidak hanya menikmati wisata alam yang disuguhkan oleh banyuwangi, tapi para wisatawan juga bisa mencoba dan mencicipi makanan khas banyuwangi dengan adanya pasar tersebut.

Dengan adanya pasar tersebut menjadikan pasar menjadi naik kelas, yang awalnya pasar hanya dianggap sebagai pasar yang kumuh, bau, dan lain sebagainya sekarang pasar menjadi pasar yang bersih, dan bahkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata unggul yang berada di Kabupaten Banyuwangi dan menarik para konsumen.  Pemerintah berhasil membuat perubahan pasar di Kabupaten Banyuwangi menjadi lebih baik dan bahkan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakt Banyuwangi sendiri. 

Dengan memanfaatkan destinasi wisalata alam yang sangat menarik para wisatawan pemerintah mampu membuat inofasi baru atau destinasi wisata baru yang bertujuan untuk lebih mengenalkan Banyuwangi kepada wisatawa entah dari dalam atau luar negeri, pemerintah juga membantu perekonomian masyarakat Kabupaten Banyuwangi lebih baik lagi dengan adaya perubahan pasar menjadi lebih baik lagi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan