Mohon tunggu...
SAFA MARELLA PRISTRIANTI
SAFA MARELLA PRISTRIANTI Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Jember

hobi menonton film

Selanjutnya

Tutup

Financial

Peran Penting Karnaval dalam Perekonomian Jember

14 September 2022   15:07 Diperbarui: 14 September 2022   15:20 643
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Even Karnaval Jember pada peringatan 17 Agustus banyak memiliki penilaian positif dan negatif di kalangan masyarakat yang mempengaruhi kehidupan perekonomian khususnya bagi masyarakat Jember. Pada sebulan penuh masyarakat Jember disuguhi berbagai macam pertunjukan karnaval. Mulai dari gerak jalan pelajar dari SD, SMP, dan SMA, karnaval pelajar dengan partisipan pelajar TK, SD, SMP, dan juga SMA, karnaval umum yang melibatkan para pekerja ASN dan juga Karyawan Swasta, karnaval becak hias, karnaval mobil hias, Jember Fashion Carnaval, Even Komunitas Scooter Indonesia, serta berbagai pertunjukan musik dengan berbagai genre, yang meliputi genre rock, dangdut, dan musik tradisional yang diselenggarakan di berbagai titik kota. Berbagai lokasi penyelenggaraan even-even tersebut berada di Alun-alun kota, Lapangan Eco Green Ajung, dan Gor PKPSO. Selain even karnaval juga diselenggarakan pameran UMKM berbagai produk lokal Jember, seperti batik Jember, makanan tradisional diantaranya rengginang, tape, suwar-suwir, madumangsa, kue kering, terasi, kerupuk ikan, kopi dan kakao, serta kerajinan-kerajinan tangan lainnya.

Dari semua kegiatan yang dilakukan untuk memperingati dan juga memeriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia ke-77 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jember, masyarakat juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut di masing-masing lingkungan tempat tinggalnya. Misalnya pada tingkat RT, RW, dan juga Kelurahan. Mulai dari kegiatan lomba sampai acara karnaval lokal wilayah tempat tinggal masing-masing warga. Semua kegiatan itu dilakukan selain untuk memperingati acara Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia juga melaksanakan instruksi dari bapak Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto untuk memeriahkan serta membangkitkan ekonomi masyarakat Jember.

Banyak sekali pelajaran dari berbagai rangkaian acara karnaval di atas yang dapat kita petik melalui sisi positif dan sisi negatifnya. Di bawah ini Saya akan membahas terlebih dahulu dari sisi positif penyelenggaraan even-even tersebut.

Sisi positif dari penyelenggaraan even-even karnaval dengan maksud memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia antara lain untuk membantu para pelaku usaha UMKM khususnya di Jember dengan meningkatkan produksinya, serta membantu mempromosikan produknya ke luar wilayah Jember dikarenakan even-even besar di Jember banyak dikunjungi masyarakat dari luar kota Jember, meningkatkan tingkat hunian di hotel serta homestay di Jember karena banyak orang mencari tempat menginap supaya bisa datang untuk menyaksikan even karnaval di Jember terutama Jember Fashion Carnaval yang merupakan ajang fashion dengan nama mendunia sehingga bisa dipastikan akan mendatangkan pengunjung dan wartawan yang akan meliput dari luar kota bahkan luar negeri. Selain itu juga meningkatkan pendapatan para pelaku usaha salon kecantikan dan persewaan kostum untuk acara karnaval dengan melahirkan banyak designer muda lokal dengan karya-karya indah mereka yang tidak dapat dipungkiri akan dilirik oleh brand fashion ternama atau bahkan karya-karya mereka akan ditampilkan dalam ajang nasional maupun internasional. Nah dengan banyaknya keuntungan yang didapat masyarakat juga bisa meningkatkan pendapatan daerah dan juga roda perekonomian di daerah Jember bisa kembali bangkit lebih cepat.

Tidak hanya itu, dampak positif penyelenggaraan even-even tersebut juga bisa memperkenalkan tempat-tempat wisata yang ciamik di Jember seperti Watu Ulo, Papuma, Rembangan, Pantai Puger, serta wisata-wisata lainnya di Jember. Akibat banyaknya kunjungan tersebut akan berdampak baik pada pendapatan warga sekitar dan akan mengurangi angka pengangguran di wilayah daerah Jember, khususnya pada wilayah yang banyak dikunjungi wisatawan. 

Dari segi psikologis, dengan banyaknya kemeriahan di Jember meningkatkan rasa gembira dan menumbuhkan rasa semangat juga optimis setelah tahun-tahun sebelumnya di era pandemi masyarakat terpuruk secara mental dan finansial dikarenakan tidak ada aktivitas dan terhentinya usaha yang selama ini mereka jalankan mengakibatkan tidak adanya pemasukan. Dengan banyaknya aktivitas di Jember, meningkatkan usaha-usaha baru terutama usaha para milenial, seperti menjamurnya kafe-kafe serta usaha kuliner lainnya.

Setelah pembahasan dari sisi positif, Saya akan membahas juga sisi negatif dari penyelenggaraan kegiatan untuk memeriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia.

Sisi negatif dari event-event di Jember yang Saya paparkan di atas yaitu dengan meningkatnya aktivitas selama 17 Agustus meningkat pula sampah berserakan yang ditinggalkan oleh orang-orang yang mengikuti kegiatan serta penonton, yang mana kebanyakan masyarakat kita masih belum bisa tertib dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah sembarangan yang pastinya akan menimbulkan kenaikan volume limbah sampah dengan mengakibatkan bertambahnya permasalahan sosial yang belum terpecahkan seiring berjalannya kegiatan karnaval yang masih berlangsung. 

Tidak hanya itu, dengan banyaknya kegiatan karnaval dan pertunjukan di Jember, otomatis banyak jalan-jalan yang ditutup atau diblokade yang mengakibatkan sulitnya para pelaku ekonomi dalam melakukan transaksi di tempat-tempat yang dilewati oleh acara karnaval tersebut. Misalnya pedagang yang akan menuju ke toko atau ke pasar, para driver ojek online juga amat kesulitan dalam menjemput atau mengantar orderan dari customer. Supir-supir angkutan umum juga terdampak dikarenakan banyak jalan yang ditutup. Banyak toko-toko yang terpaksa tutup karena wilayahnya tidak bisa dilewati karena penutupan jalan.

Tidak hanyak itu, adanya pemborosan anggaran pada acara karnaval umum yang melibatkan instansi-instansi pemerintah. Contohnya untuk anggaran mobil hias dan becak hias. Dikarenakan setiap instansi harus menampilkan satu unit mobil hias yang anggarannya dikeluarkan dari masing-masing instansi dengan nominal yang termasuk besar. Begitu juga dengan becak hias yang anggarannya juga dibebankan pada masing-masing instansi. Dengan banyaknya orang yang berkumpul di acara-acara karnaval dikhawatirkan melonjaknya angka terpapar virus mengingat kita masih belum terbebas dari virus Covid-19. Untuk itu masyarakat dihimbau untuk lebih hati-hati dan tidak lengah dalam melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan juga tidak lupa mencuci tangan.

Tidak hanya itu, dengan banyaknya orang-orang yang berkumpul untuk menonton berbagai acara karnaval di atas, otomatis orang-orang akan meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong yang mana akan menimbulkan kenaikan angka kriminalitas. Bagaimana sih maksud kenaikan angka kriminalitas yang Saya maksud? Misalnya seperti pembobolan rumah, perampokan rumah, pencurian kendaraan bermotor, dan sebagainya. Di berbagai lokasi tempat penyelenggaraan acara yang dipadati oleh segerombolan orang penonton juga akan rawan terjadi penjambertan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun