Mohon tunggu...
Madeleine Arlendi
Madeleine Arlendi Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Siswa

Halo semua! Perkenalan nama saya Madeleine dan saya adalah seorang pelajar di salah satu sekolah di Bandung. Semoga kalian menyukai cerpenku yah!

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Ikhlas yang Berbuah Manis

18 November 2022   22:30 Diperbarui: 18 November 2022   22:59 84
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Langit masih cerah tetapi sudah terdengar kehebohan di lorong sekolah. Siapa lagi selain seorang laki-laki bernama Ares Orion Arshie. Atau yang kerap disapa Ares. Ia adalah seorang laki-laki kelahiran tahun 2003. Ares sendiri terkenal playboy di kalangan teman-temannya. Bahkan hingga ke tingkatan bawah di sekolahnya. 

Ketika nama Ares disebut, tidak ada seorang pun perempuan yang tidak memiliki keinginan untuk menjadi kekasihnya. Postur tubuh bagaikan atlet, kulit putih, rambut klimis, dan pewangi yang dipakai jadi kunci utama mengapa Ares banyak diincar oleh para siswi di sekolah.

Tetapi keinginan para perempuan di sekolah terpaksa gugur ketika tiba-tiba muncul wajah seorang perempuan tidak dikenal dalam unggahan instastory di akun sosial media Ares. Ketika itu terjadi, Ares bagaikan menciptakan sebuah bom waktu bagi para perempuan yang mendambakan dirinya.

Sosok Ares yang ramah, menjadikan Ares memiliki banyak kenalan di dalam sekolah, baik di luar sekolah. Dan di sinilah cerita dimulai.

Tanpa diketahui, ada seorang perempuan 2 tingkat di bawah Ares. Perkenalkan Andini Kristabel. Seorang perempuan yang tidak gemar bersosialisasi tetapi memiliki info melebihi siapapun. Mari kita panggil perempuan itu Dini. Dini memang tidak gemar bersosialisasi tetapi ia memiliki teman-teman terdekat bagaikan FBI ketika mencari informasi mengenai gosip terbaru. 

Dan berkat teman-temannya lah, Dini dapat mengenal ada seorang laki-laki bernama Ares yang hidup di dunia ini.

Jangan lupa, Dini juga tentu mendapat info mengenai hubungan yang sedang dijalani oleh Ares. Tanpa berpikir macam-macam, Dini segera melupakan keberadaan Ares di dunia ini. Ares yang berada di pergaulan yang berbeda dengan Dini pun tidak tahu akan adanya seorang perempuan bernama Andini Kristabel yang menapakkan kakinya di permukaan bumi ini.

Keduanya menjalankan kehidupan dengan normal tanpa gangguan apapun dan tanpa mengetahui keberadaan masing-masing. Hingga pada suatu hari, Dini melihat unggahan instastory terbaru yang menunjukkan bahwa hubungan yang dijalani oleh Ares telah kandas. Dengan penuh kejahilan, Dini menghubungi temannya dan minta untuk dikenali kepada Ares. Tanpa disangka-sangka, temannya benar manyampaikan pesan itu kepada Ares.

Tibalah suatu malam di tahun 2018, Ares datang ke kehidupan Dini.  2 buah kata "Hai, salken." yang mendatangkan berbagai perasaan yang campur aduk. Tentu Dini merasa senang sekaligus takut dengan apa yang akan terjadi kedepannya. Kejahilan semata yang diperbuat oleh Dini berujung akan suatu hal yang serius.

Hubungan Ares yang baru berakhir sekitar 2 minggu lalu ia akan memulai hubungan yang baru? Bukankah itu suatu hal yang terlalu beresiko bagi Dini? Tetapi Dini memutuskan untuk menjalani apa yang seharusnya terjadi. Dan benar, tidak sampai seminggu, Dini resmi menjadi pemilik hati Ares.

Lagi dan lagi, Ares menciptakan bom waktu bagi para pendamba dirinya. Tidak sedikit juga dari mereka yang menghujat Dini karena merasa Dini tidak pantas untuk memiliki Ares. Hujatan dan gosip tidak mereka hiraukan dan hubungan yang dimulai dari kejahilan ini berjalan mulus tanpa rencana apapun.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun