Mohon tunggu...
Sabilla Fauzi
Sabilla Fauzi Mohon Tunggu... 21 years old student.

-

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Jadi Milenial: Jomblo Salah, Pacaran Salah

13 Februari 2020   01:40 Diperbarui: 13 Februari 2020   02:26 66 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Jadi Milenial: Jomblo Salah, Pacaran Salah
ilustrasi: piexabay.com by Free-Photos

Semakin besar kita, maka semakin banyak pula kita mendapati bahwa teman-teman kita mulai lulus kuliah, mulai kerja, dan mulai menikah. Jujur, makin kesini makin banyak temen yang udah kirim undangan dan dari sana aku mikir "wah ternyata diri ini udah gak kecil lagi".

Bagus sih, akhirnya kerasa kalo orang tua kita selama ini ngasih makan, bukti bahwa anak gadis yang tingginya cuma sepinggang ini sekarang udah tinggi menjulang bahkan ngalahin tinggi mama aku sendiri.

Aku masih sering curhat ke mama, kalo temen-temen aku banyak yang udah kasih undangan bahkan adek kelas yang lebih muda. Mama cuma respon dengan "Wah gak kerasa ya kemaren masih ngaji bareng", atau "Wah dapet orang mana tuh?"

Ajaibnya malah respon orang lain yang kadang bikin aku gak nyaman, "Kapan nyusul?", "Tuh orang aja udah nikah, kamu masih jomblo aja?"

Duh. Bukannya malu ya, aku aja gak pernah masalahin status aku, kenapa orang lain mesti masalahin seakan-akan itu adalah satu hal yang memalukan?

Pernah gak sih ketemu orang yang kayak gitu? Yang menilai kita dari status hubungan, ngasih tau kalo jadi jomblo adalah hal yang urgent. Ya emang kadang jengkel, kadang juga kita gak sadar lagi kena "jomblo-shaming" alias cuma ketawa doang dan nyadarnya telat. Iya aku sering.

Pada 2015, terbitan majalah Cosmopolitan (dengan Julie Vadnal sebagai reporter) merilis cerita tentang gimana jomblo bisa jadi masalah yang perlu diperbaiki. Dia adalah wanita lajang yang tidak menyembunyikan fakta statusnya, bahkan ketika orang-orang di sekitarnya mulai men-single-shaming-kan dia secara intens.

Dia menyimpulkan kalo orang yang jomblo seringkali merasa buruk tentang diri mereka sendiri, karena mikir masa jomblo mereka ga ada ujungnya. Kadang juga orang yang belum nikah suka dapet stereotipe sendiri, kena stigmatisasi, dan bahkan sampe diabaikan.

Keri Hilson, seorang penyanyi dari Amerika, saat itu menghadiri pernikahan salah satu teman baiknya dan memutuskan untuk memposting secara online tentang status hubungannya. Postingan Keri memicu banyak perdebatan tentang banyaknya cara wanita dipermalukan di sosial media karena memilih untuk tidak menikah dan tidak memiliki anak. Bahkan salah satu komentar di akun Keri bilang kalo harapan dia terlalu tinggi.

Cukup gak adil karena, cowok yang belum nikah dianggep bujangan sementara cewek yang gak nikah dilabeli sebagai "perawan tua".

"Kamu terlalu selektif."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x