Mohon tunggu...
syarifuddin abdullah
syarifuddin abdullah Mohon Tunggu... Penulis - Penikmat Seni dan Perjalanan

Ya Allah, anugerahilah kami kesehatan dan niat ikhlas untuk membagi kebaikan

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Lelaki Paruh Baya (15): Pahlawan dan Keikhlasan

10 November 2022   11:35 Diperbarui: 10 November 2022   16:12 68
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"Sistem nilai apa yang paling menonjol dan melekat pada diri seorang pahlawan?" tanya Rafsanjani kepada Randu, di sela-sela keduanya menonton online siaran langsung upacara peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2022, yang digelar sebuah institusi pemerintahan.

Randu sang Lelaki Paruh Baya, sebelum menjawab verbal, sempat tertegun sambil membatin merenung jawaban pamungkas: pengorbanan, cita-cita kebersamaan, mencari keadilan perlakuan, keengganan dikontrol penjajah, memperjuangkan harkat kemanusiaan dan seterusnya.

Rafsanjani dengan santai menunggu jawaban verbal, dan memberikan kesempatan kepada Randu untuk merenungkan jawabannya.

"Tentu banyak variabel nilai pada diri seorang pahlawan," suara pelan-tegas Randu terdengar dan memecah keheningan.

"Namun, jika diringkas dalam satu kata tentang sistem nilai paling menonjol dan melekat pada diri seorang pahlawan, maka jawabannya adalah keikhlasan", tegas Randu.

Dan kekihlasan itu bisa muncul dari dalil keagamaan ataupun argumen logis atau bahkan sekedar kesimpulan yang disarikan dari rangkaian pengalaman suatu komunitas (yang kemudian dikenal dengan sebutan local wisdom).

"Masalahnya", jelas Randu, "keikhlasan itu adalah persoalan abstrak. Tidak kasat mata, dan tak ada ukuran matematisnya. Bolehlah mengatakan, salah satu indikator keikhlasan antara lain jika pelakunya dikenang sepanjang masa karena jasa-jasa kebaikan dan pengorbanannya."

Selamat merayakan dan mengenang keikhlasan para pahlawan kesuma bangsa.

Syarifuddin Abdullah | 10 Nopember 2022/ 15 Rabiul-tsani 1444H

Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun