Mohon tunggu...
Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori Mohon Tunggu... Administrasi - Menulis

Pernah bekerja di lembaga penyiaran, berdomisili di Sungailiat (Bangka Belitung)

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Pustakawan dan Radio

11 September 2022   21:35 Diperbarui: 11 September 2022   21:37 111 10 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ketika pustakawan bermitra dengan media penyiaran radio maka pesan penbangunan literasi tersebar luas.

Hanya kekuatan frekwensi radio yang bisa membatasi pesan itu bisa atau tidak diterima pendengar.

Pustakawan kabupaten Bangka yang tergabung dalam organusasi Pengurus Daerah (PD)  Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) kabupaten Bangka mulai Januari 2022 resmi bermitra dengan Radio Republik Ibdonesia (RRI) Sungailiat.

MOU kerjasama itu ditandatangani Ketua IPI Yusnita dan Kepala Stasiun RRI Sungailiat waktu itu Agung Prasatya Umar.

Sejak ditandatangani MOU pustakawan kabupaten Bangka setiap hari Senin sore mulai pukul 15.00 WIB berbincang tentang pembanunan literasi mulai dari penataan perpustakasn, gemar membaca, peningkatan kualitas sumber daya Pustakawan dan lain-lain.

Sudah berjalan 9 bulan komitnen dibuat, pustakawan memnfaatkan ruang siaran selama 1 jam mengisinya dengan berbagai topik dialog.

Seluruh slot jam siaran dapat terisi setiap pekannya kecuali bila pada jam yang sama RRI nemiliku acara siaran khusus.

Ada satu kali acara tidak diisi pustakawan karena pengisi acara sedang melakukan studi tiru di Yogyakarta dan Perpustakaan Nasional RI di Jakarta.

Momentum 11 September 2022 bertepatan dengan ulang tahun RRI ke 77 yang juga sebagai hari Radio Nasional, ketua PD IPI kabupaten Bangka Yusnita mengharapkan RRI tetap menjadi mitra pustakawan dalam menyebar luaskan semangat literasi.

Hal ini sesuai dengan fungsi media penyiararan serta fungsi pers sebagai media edukasi.

Keberadaan RRI Sungailiat sudah sejak tahun 1991 di kabupaten Bangka. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan