Mohon tunggu...
Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori Mohon Tunggu... Administrasi - Menulis

Pernah bekerja di lembaga penyiaran, berdomisili di Sungailiat (Bangka Belitung)

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Masih Ada Perpusdes di Ujung Utara Pulau Bangka

28 November 2021   06:36 Diperbarui: 28 November 2021   06:37 97 16 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Perpustakaan desa Bintet, kecamatan Belinyu (dokpri)

Pandemi Covid 19 telah membatasi aktivitas sehingga pemantauan dan pembinaan perpustakaan juga dibatasi. 

Ketika melandainya kasus Covid 19 sasaran kunjungan pembinaan yang dilakukan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan kabupaten Bangka di Perpustakaan Desa (Perpusdes) Bintet merupakan desa terpencil di ujung Utara Pulau Bangka. 

Ternyata perpustakaan tidak mati karena pandemi. Di desa Bintet, kecamatan Belinyu ini ada kegiatan di perpustakaan yakni kursus menjahit yang diikuti ibu-ibu warga desa. 

Desa Bintet terletak sekitar 80 km dari Sungailiat, pusat pemerintahan daerah kabupaten Bangka. Dari kota Belinyu masih berjarak sekitar 20 km lagi baru tiba di desa Bintet. 

Saya mengikuti rombongan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan kabupaten Bangka Hj Mina, MSi yang melakukan pembinaan di desa yang berada diujung pulau Bangka itu. 

Setibanya di kantor desa rombongan diterima Pj kepala desa Bintet Junaidi. Langsung membawa rombongan ke perpusdes yang berada di sebelah kantor desa. 

Di perpusdes sedang ada kegiatan pelatihan menjahit, yang menunjukkan bahwa perpusdes ini telah berinklusi sosial. 

Perpustakaan tidak hanya tempat menbaca buku tapi juga tempat meningkatkan ketrampilan sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga sesuai dengan tujuan perpustakaan inklusi sosial yakni literasi untuk kesejahteraan

Pelatihan menjahit di Perpusdes Bintet (dokpri) 
Pelatihan menjahit di Perpusdes Bintet (dokpri) 

."Tahun 2019 kepala desa se kabupaten Bangka pernah membuat komitmen akan membangun perpustakaan, "kata Mina. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan