Mohon tunggu...
Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori Mohon Tunggu... ASN

Pernah bekerja di lembaga penyiaran, berdomisili di Sungailiat (Bangka Belitung)

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Disesak Debu

20 Agustus 2019   15:45 Diperbarui: 20 Agustus 2019   15:56 0 6 0 Mohon Tunggu...

Siang menyengat langit yang tak biru, telah disesak debu. Belum lagi kering kerongkongan menjadi batu, sehingga tersekat membuat tersumbat kaku. Berantakan debu di tengah kota yang kehilangan ibu. Di sini menunggu, tanpa perjanjian terlebih dahulu. Ketika terpaku, tanpa rayu. 

Kota telah tercemar, sungai beraroma obat menyebar memasuki ruang-ruang rumah membuat penghuninya terpapar. Disesak debu mereka terkapar. 

Telah disesak debu, tak ada tempat mengadu. Kota telah dibelenggu debu. Terlalu banyak yang ada di situ, tinggal menunggu waktu akan menjadi kota hantu. 

Sungailiat, 20 Agustus 2019 

KONTEN MENARIK LAINNYA
x