Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori Pegawai

Pernah bekerja di lembaga penyiaran, berdomisili di Sungailiat (Bangka Belitung)

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Menunggu Matahari

13 Januari 2018   17:45 Diperbarui: 13 Januari 2018   18:13 159 7 1

Senja yang hampir datang membawa kelelahan panjang setelah seharian menghadapi tantangan. Saatnya melepas semua beban yang telah menjadi rintangan. Duduk diam sendiri di tepi pantai dalam penantian. Menunggu matahari tergelincir tanpa terjatuh dalam kesunyian.

Hitungan menit perlahan semburat jingga semakin tajam menyebar temaram. Aku masih duduk diam mengingatkan perjalanan siang yang hampir tejebak penuh dendam. Ingin lepaskan ingatan hingga tak menjadi bayang - bayang dosa dalam kejaran. Senja ini dalam pengasingan jiwa yang lelah setelah lepas dari cengkraman tikus - tikus yang sembunyi di laci kantoran.

Matahari yang ditunggu telah tiba silau jingga yang menerpa wajah. Sugguh Maha Besar kekuasaan Mu seiring aku pun tengadah. Setidaknya bisa nelepaskan lelah ketika seharian hampir terjarah. Lepas sudah segala beban seiring senja semakin rebah.

Sungailiat, 13/1/2918