Mohon tunggu...
Rudy W
Rudy W Mohon Tunggu... dibuang sayang

Kutuliskan lagu ini Kupersembahkan padamu Walau pun tiada indah, syair lagu yang kugubah Kuingatkan kepadamu, akan janjimu padaku

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Pilihan

Kritik Aktivis dan Netizen Jadi "Kado" Ultah Menkes Terawan

6 Agustus 2020   10:04 Diperbarui: 6 Agustus 2020   10:12 121 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kritik Aktivis dan Netizen Jadi "Kado" Ultah Menkes Terawan
Menkes Terawan (hariansib.com)


"Ditunggu dalam waktu 2x24 jam terhitung 4 Agustus, jika tidak ada niat baik dari Anda maka kami akan menempuh jalur hukum," 

Demikian isi daripada somasi dari Kementerian Kesehatan yang ditandatangani langsung oleh Widyawati, Kabiro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI.

Surat itu dipublikasikan ke akun Twitter milik Kemenkes pada Selasa, 4 Agustus 2020 malam.

Kemenkes meminta Aqwam Fiazmi Hanifan, jurnalis Narasi TV agar meminta maaf dan menghapus unggahan yang dianggap mencemarkan dan penghinaan nama baik yang ditujukan kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Somasi Menkes itu dipicu oleh unggahan Aqwam dalam akun Twitternya yang meretweet postingan Al Jazeera@AJEnglish. 

Postingan yang diretweet Aqwam itu adalah artikel yang berisi tentang anjing Jerman yang mampu mendeteksi penderita Covid-19.

Aqwam meretweet postingan itu dan menambahkan tulisan "Anjing ini lebih berguna ketimbang Menteri Kesehatan kita,". Senin, 27 Juli 2020.

Mari kita lihat sedikit perihal penelitian yang dilakukan di Jerman itu.

Dilansir dari nationalgeographic, para peneliti sangat terkejut dengan kemampuan anjing-anjing penelitiannya.

Para dokter hewan di Jerman mengambil 8 ekor anjing pelacak dari angkatan bersenjata Jerman.

Keterkejutan para dokter hewan itu dikarenakan, kendati anjing-anjing itu dilatih cuma dalam tempo 5 hari, namun hewan-hewan ini langsung mampu mendeteksi mereka yang terpapar virus Covid-19 dengan tingkat keakuratan hingga 94 persen.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN