Mohon tunggu...
Rudy W
Rudy W Mohon Tunggu... Lainnya - dibuang sayang

Ngopi dulu ☕

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

New Normal Diterapkan, Bupati Pangandaran: Deg-degan dan Tidak Bisa Tidur

1 Juni 2020   09:02 Diperbarui: 1 Juni 2020   09:26 102 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Pantai Pangandaran (liputan6.com)

Anda yang sudah kangen mengunjungi tempat wisata pantai Pangandaran, ada kabar baik.

Sehubungan dengan diterapkannya konsep new normal oleh Presiden Jokowi, tempat wisata pantai Pangandaran pun ikutan terlibat di dalamnya.

"Rencana 5 Juni 2020 akan dibuka lagi, namun ada beberapa hal yang harus hati-hati," kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Jum'at (29/5/2020).

Dibukanya kembali tempat wisata itu bukan berarti protokol kesehatan ditiadakan, tetapi menurut Jeje justru kita harus semakin disiplin. Jika semua disiplin, maka pariwisata bisa bergeliat kembali.

"Kini tengah dipersiapkan segala sesuatunya," kata Jeje.

Ada efek samping dari new normal dibukanya kembali tempat wisata pantai Pangandaran ini.

Kondisi pelik antara kepentingan ekonomi dan kesehatan disiasati pemerintah dengan konsep new normal, yang berarti potensi penularan masih ada.

"Keputusan membuka kembali destinasi wisata ini membuat saya deg-degan dan tidak bisa tidur," tutur Jeje.

Jeje masih ingat pesan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mengatakan untuk penerapan new normal ini carilah aktivitas yang mempunyai risiko kecil tetapi berdampak kepada ekonomi yang besar.

"Pariwisata ini kan dampak ekonominya besar, tapi risikonya juga besar," tuturnya.

Obyek wisata Pantai Pangandaran merupakan salah satu andalan yang paling penting untuk menggerakkan perekonomian di kabupaten yang terletak di sebelah tenggara Jawa Barat itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Wisata Selengkapnya
Lihat Wisata Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan