Mohon tunggu...
Rudy W
Rudy W Mohon Tunggu... Lainnya - dibuang sayang

Ngopi dulu ☕

Selanjutnya

Tutup

Raket Pilihan

German dan Poland Open Ditunda, Olimpiade Juga?

29 Februari 2020   09:31 Diperbarui: 29 Februari 2020   10:25 123
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Alan Budikusuma dan Susy Susanti (olahraga.kompas.com)

Sedangkan jumlah kematian seluruhnya (mencakup 51 negara) di seluruh dunia mencapai  2900 orang. Dan kasus lebih dari 84.000.

Di Eropa, selain yang terparah di Italia, kasus-kasus lain ditemukan di Perancis, Belanda. Di kincir angin itu pada Kamis (27/2/2020),  seorang yang baru pulang bepergian ke Italia dinyatakan positif tertular.

Di Iran, ada setidaknya 7 petinggi di negara itu yang positif terpapar, termasuk di antaranya Wakil Presiden Iran dan Wakil Menteri Kesehatan.

Arab Saudi untuk sementara melarang orang berkunjung ke sana untuk umrah, termasuk dari Indonesia.

Apa kata Susy Susanti?

Sedangkan rilis BWF dari Polandia, mengatakan, Asosiasi Badminton Polandia setelah berkonsultasi dengan Kementerian Olahraga dan Kesehatan, Departemen Sosial, Manajemen Krisis negeri itu, Epidemiologi Station, dan Sanitary District mengambil keputusan untuk menunda turnamen BWF Poland Open 2020.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI, Susy Susanti, menanggapi soal pembatalan beberapa turnamen BWF, termasuk juga Olimpiade Tokyo yang terancam batal karena virus korona.

Wabah yang sudah menyebar bahkan sampai ke Iran dan Korea Selatan itu, Jepang malah meliburkan semua sekolah untuk antisipasi sebaran Covid-19. Sampai Maret.

Olimpiade yang dijadwalkan digelar pada 25 Juli hingga 2 Agustus tahun ini tak luput juga dari wacana untuk membatalkan pagelaran terakbar sedunia itu, gegara Covid-19.

Apa kata Susy?

Menurut Susy, bagi PBSI keselamatan dan kesehatan para pemain menjadi prioritas utama. Penundaan beberapa turnamen, termasuk Olimpiade, bukan saja merugikan Indonesia. Hal yang sama dirasakan negara-negara lainnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun