Mohon tunggu...
Rudy W
Rudy W Mohon Tunggu... dibuang sayang

Kutuliskan lagu ini Kupersembahkan padamu Walau pun tiada indah, syair lagu yang kugubah Kuingatkan kepadamu, akan janjimu padaku

Selanjutnya

Tutup

Bola

Garuda Muda Vs Tembok Besar, Nostalgia Masa Lalu

23 September 2019   07:48 Diperbarui: 23 September 2019   08:31 0 2 2 Mohon Tunggu...
Garuda Muda Vs Tembok Besar, Nostalgia Masa Lalu
Indonesia U-16 vs Cina U-16 0-0 (tribunnews.com)

Bagi Anda yang pernah melewati era-era 1970-1980 an, dimana Indonesia saat itu ditakuti dan dijuluki sebagai Macan Asia di olahraga bola sepak, mungkin sebagian dari ingatan Anda terkenang kembali masa-masa di setengah abad yang lalu, saat Anda menyaksikan laga kualifikasi Grup G Piala Asia 2020 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu malam (22/9/2019) antara Timnas U-16 Indonesia melawan Timnas U-16 Cina.

Indonesia sudah kering akan tegukan kemenangan sekian lamanya, sejak turun drastisnya prestasi bola sepak dalam negeri.

Melawan tembok besar Cina bukan perkara mudah, mereka boleh dibilang salah satu tim yang cukup ditakuti di Asia. Tapi pasukan Bima Sakti bahkan nyaris unggul atas Li Hao dkk. Cuma finishing touch nya kudu diasah lagi ke depannya.

Usai laga, pelatih Bima Sakti juga senada dengan saya. Dia mengatakan masalah penyelesaian akhir yang harus dia benahi, terutama. "Juga kondisi fisik para pemain," ujarnya.

Setelah Garuda Muda menciptakan banyak peluang di babak pertama, namun di babak kedua, Januar Putra dkk banyak ditekan di babak kedua.

Hingga laga 90 menit + injury time, skor 0-0 masih tetap dikenang sebagai akhir dari laga ini.

Alhasil, dengan demikian, Januar Putra dkk duduk di peringkat kedua Grup G, sedangkan negeri tirai bambu di peringkat teratas. Grup G ini selain Indonesia dan Cina, juga berisikan Filipina, Brunei Darussalam, dan Kepulauan Marina Utara.

Sama-sama mengumpulkan 10 poin dari empat laga, tapi Cina lebih unggul dari perolehan golnya (28-0), hasil dari kemenangan atas Kepulauan Marina Utara 15-0, Filipina 6-0 dan Brunei Darussalam 7-0. Sementara Indonesia golnya 27-1, hasil kemenangan dari Brunei Darussalam 8-0, Kepulauan Marina Utara 15-1, dan Filipina 4-0. Tentu seri 0-0 lawan Tembok Besar.

Garuda Muda dan Tembok Besar sama-sama kesulitan menciptakan gol. Dari hasil akhir 0-0 dapat dilihat kalau laga tadi berlangsung ketat dan seru, pula seimbang.

Di satu sudut, Tembok Besar memiliki fisik serta postur tubuh yang lebih mumpuni, Garuda Muda memiliki kecepatan untuk menyerang. Dalam hal ini Bima Sakti Tukiman menginstruksikan kepada anak asuhnya agar tidak main bola-bola lambung karena fisik tinggi Cina. 

Di satu sisi, kiper Li Hao sulit ditaklukkan, Indonesia memiliki bek dan gelandang yang rajin menghalau serangan Cina. Bek Akexandro Felix dan gelandang Resa Aditya cepat menghalau dan melemparkan bola ke depan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2