Politik

Dalam Orasi di Sukabumi, Jokowi Menyitir Soal Fitnah kepada Dirinya

12 April 2019   06:00 Diperbarui: 12 April 2019   12:39 145 0 1
Dalam Orasi di Sukabumi, Jokowi Menyitir Soal Fitnah kepada Dirinya
liputan6.com

Dalam perjalanannya menuju tempat kampanye di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (11/4/2019), setiba di Pasar Cibadak, "Raja" Jokowi sempat dielu-elukan rakyat yang kebetulan berada di sekitar Pasar Cibadak itu.

"Jokowi... Jokowi... Jokowi...!" Seru beberapa kali rakyat yang mengelu-elukan rajanya.

Setelah tersenyum dan menyambut eluan rakyat, Jokowi melaju langsung ke lokasi kampanye, yakni Gedung Bazul Asyhab, Kabupaten Sukabumi.

Dalam pidatonya, Raja mengatakan kalau sebelumnya perjalanan dari Jakarta ke Sukabumi sangat lama. Perjalanan dari dan ke Jakarta dan Sukabumi yang berjarak 120 kilometer bisa berlangsung antara 6 sampai 10 jam. Waktu tempuh yang lama itu dikarenakan macet. Yang paling parah terjadi di kawasan Cicurug, Kabupaten Sukabumi (sekitar 65 kilometer dari Jakarta). Hal tersebut dikarenakan, di daerah Cicurug menjadi banyak dibangun pabrik-pabrik, sehingga lebih banyak lagi lalu lalang kendaraan di wilayah itu.

Kemacetan panjang sering terjadi sebagai akibat pembangunan, pabrik-pabrik dan lainnya.

Namun konsekuensi itu sudah dicarikan jalan keluar untuk mengatasinya, yaitu membangun Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi).

Bila kendaraan dari dan ke Jakarta dan Sukabumi lewat Jalan Tol itu, mereka dengan sangat cepat akan mudah sampai ke tempat tujuan. 

Sekarang, tahapan pembangunan Jalan Tol itu sudah mencapai 90 persen selesai.

Dengan tuntasnya pembangunan Tol Bocimi, maka masalah kemacetan yang bikin stres di Cicurug akan terpecahkan, tujuan menjadi lebih cepat, perekonomian lebih bergulir lancar. Seiring derap irama perkembangan teknologi dan pembangunan di segala bidang yang semakin melesat, sepadan dengan industri 4.0.

"Sekarang sudah sampai Cigombong, kan?" kata Jokowi. "Tahun depan sudah sampai ke sini,". Artinya tahun depan sudah rampung seratus persen.

Pernyataan Jokowi tersebut lantas disambut tepuk tangan bergemuruh massa yang hadir.

Selain itu, Jokowi juga masih ingat pembangunan jalur rel kereta api ganda. "Akan dilanjutkan," kata Jokowi.

Pada kunjungan beberapa waktu lalu ke Sukabumi, Jokowi pernah menjanjikan kepada masyarakat Sukabumi akan memenuhi keinginan masyarakat Sukabumi untuk membuat Bandar Udara di Sukabumi. Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan akan segera dilaksanakan pembuatannya.

Pembangunan Bandara, Tol Bocimi, dan Jalur rel ganda itu nantinya sangat bermanfaat, terutama untuk kunjungan wisatawan ke Sukabumi.

Jokowi juga menyinggung soal fitnah yang ditujukan kepada dirinya.

"Tak mungkin Indonesia dengan jumlah umat Muslim terbesar di dunia akan melarang azan," "Siapa pun Presidennya," kata Jokowi menyitir soal akan dilarangnya azan dan akan dihapusnya pendidikan agama di sekolah. Itu fitnah. Kabar bohong.

Di bagian akhir orasinya, Jokowi mengajak semua masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS menggunakan hak pilihnya memberikan suara.

"Jangan sampai tidak, kalau mau kemana-mana nyoblos dulu"