Bulutangkis

Alasan Pierngadi Lebih Memilih Fajar/Rian

10 Juli 2018   04:59 Diperbarui: 10 Juli 2018   10:58 303 1 0

Tak hanya di Asian Games, bahkan di ajang Olimpiade pun hanya bulutangkis lah yang paling diharapkan merenggut medali, terutama emas, perak dan perunggu.

Fakta sejarah dan harapan besar, mengingat atlit-atlit bulutangkis kita tak pernah absen memperoleh medali di Asian Games. Dan harapan terbesar kali ini adalah pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, peringkat 1 IBF. Juga pada pasangan ganda campuran Tantowi Ahmad/Liliana Natsir.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ganda putri juga diharapkan menambah perbendaharaan medali kita.

Nomor beregu putra dan putri serta perorangan bulutangkis akan berlangsung di Istora Senayan pada 19 - 28 Agustus 2018.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengemban tugas baik di nomor beregu maupun perorangan ganda putra.

Di ganda campuran selain Tantowi Ahmad/Liliana Natsir juga ada pasangan Ricky Karanda Suwandi/Debby Susanto.

Kepala bidang pembinaan PBSI, Susy Susanti mengatakan pemilihan mereka sudah melalui berbagai pertimbangan. Susy berharap pasangan Ricky/Debby bermain konsisten dan fokus dan pasangan Fajar/Rian dinilai prestasinya terus membaik di 2018.

Tiga pemain tunggal putra di tim inti beregu, Jonathan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Ihsan Maulana Mustofa.

Kepala pelatih ganda putra, Herry Imam Pierngadi beralasan lebih memilih Fajar/Rian dibanding Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan karena pertimbangan soal regenerasi, demi Olimpiade Tokyo 2020, persiapannya harus dari sekarang. Meski Mohammad Ahsan masuk skuat, namun partnernya Hendra Setiawan tidak masuk daftar dimana Ahsan/Hendra meraih emas empat tahun lalu.

Optimisme ganda putra karena ada Kevin/Marcus yang peringkat 1 IBF.

Tinggal putri: Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung.

Ganda putri "kedua" adalah Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris.

Sektor ganda putra memang beregenerasi serta memiliki prospek cerah. Sejak jaman Tjuntjun/Johan Wahyudi dan Christian/Ade Candra pada era 1970-an, sampai saat ini Indonesia memiliki empat pasangan yang berada di peringkat 25 besar dunia, Marcus/Kevin peringkat ke-1 dan Fajar/Rian di peringkat 12.

Fajar/Rian tahun ini menjuarai Malaysia Masters dan finalis Jerman Open. "Prestasi kami naik-turun, belum bisa masuk 8 besar, namun itu menjadi motivasi untuk mendekati Kevin/Marcus" kata Fajar.

Cabang andalan Indonesia selain bulutangkis adalah akuatik terutama cabang renang, kemudian 

Karate, di SEA Games 2017 Indonesia memperoleh 3 emas, 3 perak dan 7 perunggu.

Wushu. Ada si cantik Lindswell Kwok, Felda Elvira Santoso dan Juwita Bisa Wasni.

Tenis lapangan.  Kita punya Christopher Rungkat.

Atletik. Ada Hendro Yap, Agus Prayogo, Triyaningsih.

Panahan.  Srikandi Indonesia yang pernah merenggut medali perunggu di Olimpiade Seoul.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2