Mohon tunggu...
Rudy Wiryadi
Rudy Wiryadi Mohon Tunggu... Akuntan - Apapun yang terjadi
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Mulai hari dengan bersemangat

Selanjutnya

Tutup

Raket Pilihan

Kalah dari Thailand 0-3, Tim Putri Harus Puas dengan Medali Perak, Balas di Nomor Perorangan!

18 Mei 2022   17:24 Diperbarui: 18 Mei 2022   17:33 229
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik


Tim putri bulutangkis Indonesia memperpanjang puasa gelar di nomor beregu SEA Games.

Pada final yang digelar di Bac Gymnasium, Rabu (18/5/2022) Srikandi Indonesia kalah 0-3 dari Thailand.

Kekalahan Indonesia dimulai dari Putri Kusuma Wardani yang dipasang sebagai tunggal pertama. Putri KW gagal mengatasi permainan Pornpawee Chochuwong dan harus kalah dengan dua gim, 16-21 dan 20-22.

Ganda Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang turun di partai kedua gagal dalam upayanya mencuri kemenangan karena dikalahkan peringkat empat dunia Rawinda Prajongjai/Jongkolphan Kititharakul juga dengan dua gim, 16-21 dan 12-21.

Di partai ketiga Stephanie Widjaja gagal memperpanjang nafas Indonesia setelah kalah juga, dari Supanida Katethong dengan dua gim juga, 14-21 dan 8-21.

Dengan kemenangan itu Thailand kembali merajai nomor beregu putri SEA Games dengan merebut medali emas. Indonesia harus puas dengan medali perak.

Terakhir kali tim putri Indonesia meraih medali emas di perhelatan bangsa-bangsa Asia Tenggara ini adalah pada tahun 2007 yang digelar di Thailand.

Juara Spain Masters 2021 Putri KW tak dapat menyembunyikan kesedihannya usai laga saat pemain berusia 19 tahun itu ditanyakan wartawan soal laga yang baru dijalaninya.

Sempat ditenangkan tim PBSI pemain PB Exist Jakarta itu kembali menemui para wartawan untuk menjawab pertanyaan.

Juara Bangladesh International 2021 itu mengatakan dia cukup surprise karena tak menyangka dia dipasang sebagai tunggal pertama sebagai bagian strategi tim pelatih.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun