Mohon tunggu...
Rudy Wiryadi
Rudy Wiryadi Mohon Tunggu... Akuntan - Apapun yang terjadi

Mulai hari dengan bersemangat

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Pemain PSG Pati Heri Setiawan Kena Sanksi, Komdis PSSI: Ke Depannya Itu Bagus

23 Oktober 2021   11:06 Diperbarui: 23 Oktober 2021   11:11 85 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun


Heri Setiawan (sportstars.id)

"Pahit memang. Tapi untuk ke depannya itu bagus," kata Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing menanggapi dijatuhkannya sanksi berat kepada salah seorang pemain Liga 2.

Pemain PSG Pati, Heri Setiawan, baru saja dijatuhi sanksi oleh Komdis PSSI selama 6 bulan tidak boleh main/beraktivitas di lapangan dan denda sebesar Rp 50 juta.

Menurut Erwin sanksi itu merupakan ganjaran yang diberikan kepada pemain berusia 26 tahun itu karena melanggar kode etik.

Tindakan tak terpuji yang dilakukan Heri Setiawan sehingga dijatuhi sanksi itu terjadi saat laga melawan Persijap Jepara di pekan ke 2 Liga 2 2021 pada Senin (11/10/2021) di Stadion Manahan, Solo. Grup C.

Laga pada saat itu sendiri berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Heri Setiawan melakukan protes yang berlebihan kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu Alfiantoni Nur. Heri memukul tangan wasit yang bahkan menyebabkan peluit yang sedang dipegang Nur terjatuh.

Nur langsung mengacungkan kartu kuning kedua kepada Heri. Maka dengan demikian, Heri harus keluar lapangan lewat menit ke 70.

Berawal dari rekannya, Syaiful Indra Cahya melakukan pelanggaran keras kepada punggawa Persijap, Aji Kurniawan, Heri menghampiri wasit dan memprotes agar Nur tidak memberikan setidaknya kartu merah.

Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu melakukan protes yang berlebihan dengan memukul tangan wasit sehingga peluit yang sedang dipegang Nur terjatuh.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan