Mohon tunggu...
Rudy Subagio
Rudy Subagio Mohon Tunggu... Lainnya - Just ordinary people, photograph and outdoors enthusiast, business and strategy learner..

Hope for the Best...Prepare for the Worst ...and Take what Comes. - anonymous- . . rudy.subagio@gmail.com . . Smada Kediri, m32 ITS, MM48 Unair

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Artikel Utama

Toilet sebagai Strategi Marketing dan Cermin Budaya Bangsa

23 November 2021   21:18 Diperbarui: 24 November 2021   11:15 1010 20 6
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi Toilet di SPBU, Sumber: GridOto.com

Baru-baru ini video mengenai inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir ke sebuah Toilet di SPBU Pertamina viral di media sosial. 

Dalam video tersebut Erick Thohir secara tegas memerintahkan ke jajaran Direksi Pertamina agar membenahi seluruh Toilet di SPBU Pertamina dan harus gratis. Alasannya karena Toilet merupakan fasiltas umum dan bagian dari pelayanan dari sebuah SPBU.

Terlepas dari berbagai tuduhan bahwa video ini sebagai bagian dari pencitraan menuju RI 2024, namun "sidak" yang dilakukan Erick Thohir merupakan respon yang cepat terhadap berita yang viral dari media sosial soal dugaan pungutan liar di SPBU Pertamina saat buang air kecil diharuskan bayar Rp 2000 (Kompas.com, 19/11/2021).

Sebenarnya berita yang viral di media sosial ini berita yang biasa saja, sudah menjadi rahasia umum, namun dari sudut pandang manajemen ini bisa menjadi persoalan yang serius. Pertama dari sisi citra kebersihan sebuah tempat usaha dan kedua dari sisi pelayanan kepada pelanggan.

Kebersihan sebuah toilet merupakan cerminan atau tolok ukur kebersihan sebuah tempat tinggal atau tempat usaha. 

Bila sebuah rumah mempunyai toilet yang jorok maka ini mencerminkan perilaku penghuni rumah yang sebenarnya tidak suka kebersihan, meskipun mungkin ruang tamunya bersih dan bagus.

Keberadaan toilet di SPBU merupakan salah satu fasilitas umum yang disediakan bagi pelanggan. Setelah berita viral menggunakan toilet di SPBU wajib bayar, pihak Pertamina sebenarnya sudah menjelasakan bahwa itu tidak wajib bayar.

Unit Manager Communication Relations dan CSR MOR III PT Pertamina Eko Kristiawan mengatakan, membayar uang setelah menggunakan toilet di SPBU sifatnya sukarela. "Di SPBU default-nya toilet tidak bayar dan sifatnya sukarela," ujar Eko saat dihubungi Kompas.com (Kompas.com, 19/11/2021)

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau disingkat SPBU merupakan tempat membeli bahan bakar bagi masyarakat yang ingin mengisi bahan bakar kendarannya. Selain menjual bahan bakar, banyak SPBU yang juga menyediakan layanan tambahan, misalnya toilet, musholla, pompa angin dan lain sebagainya.

Beberapa SPBU moderen, bahkan juga dilengkapi dengan minimarket, kedai kopi, resto dan ATM. Tak heran apabila SPBU juga menjadi meeting point atau tempat istirahat bagi rombongan touring atau pengendara jarak jauh. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ekonomi Selengkapnya
Lihat Ekonomi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan