Mohon tunggu...
Rudy Hidayat
Rudy Hidayat Mohon Tunggu... Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta || 20107030146

Hanya melakukan apa yang disukai selama tidak melanggar aturan dan yang menjadi kewajiban, selebihnya tidak ada.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Pilihan

Para Bajak Laut Wanita Paling Terkenal di Dunia

17 April 2021   13:58 Diperbarui: 17 April 2021   14:19 134 7 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Para Bajak Laut Wanita Paling Terkenal di Dunia
wikipedia.org

Bicara tentang bajak laut tidak hanya soal para pria, ada juga para bajak laut wanita yang terkenal. Para bajak laut wanita ini memiliki latar belakang yang cukup menarik. Mereka memiliki keberanian yang tidak kalah dari para bajak laut pria. Berikut beberapa para bajak laut wanita paling terkenal di dunia.

Cheng I Sao

Cheng I Sao (sumber: indozone.id)
Cheng I Sao (sumber: indozone.id)

Cheng I Sao yang memiliki nama asli Shi Yang merupakan bajak laut wanita terkenal pada zaman Dinasti Qing tepatnya pada masa pemerintahan Kaisar Jiaqing. Sebelum menjadi bajak laut, Cheng I Sao sebenarnya sudah mempunyai pekerjaan lain, yaitu sebagai psk. Shi Yang berhenti dari pekerjaannya setelah menikah dengan seorang bajak laut bernama Cheng, makanya dia disebut dengan nama Cheng I Sao (istri Cheng). Setelah menikah dia mengikuti suaminya menjadi seorang bajak laut.

Tidak butuh waktu lama, kedua pasutri tersebut mendirikan armada bajak laut paling kuat di Cina bernama Red Flag Fleet (Armada Bendera Merah). Armada tersebut dikabarkan memiliki lebih dari 1500 kapal dan 80 ribu prajurit. Kelompok bajak laut Red Flag Fleet bermarkas di Cina Selatan, hal tersebut membuat daerah Cina Selatan menjadi daerah tanpa hukum. Armada bajak laut Red Flag Fleet banyak menyerang kapal-kapal yang melintas sekitar daerah Cina Selatan. Baik itu kapal nelayan, kapal pasukan Inggris, kapal pasukan Portugis, bahkan mereka menyerang kapal-kapal milik Kaisar Jiaqing.

Tahun 1807 Cheng, suami Cheng I Sao meninggal dunia, dan akhirnya Cheng I Sao memegang komando penuh atas armada bajak laut Red Flag Fleet. Untuk membantu Cheng I Sao, dia mengangkat anak angkatnya bernama Cheung Po Tsai sebagai kapten armada yang baru. Kabarnya selain sebagai anak angkat, Cheung Po Tsai juga merupakan kekasih dari Cheng I Sao.

Terdapat cerita tentang Cheung Po Tsai bahwa dia menyembunyikan semua harta karunnya di sebuah gua di Pulau Cheung Chao. Gua tersebut sekarang dijadikan sebuah objek wisata, banyak wisatawan yang berkunjung kesana dan mencoba mencari harta karun dari Cheung Po Tsai.

Daerah kekuasaan dari Red Flag Fleet semakin luas, kota armadanya pun menjadi makin banyak bahkan sampai mengalahkan jumlah anggota armada di beberapa negara. Cheng I Sao membuat sebuah kode etik untuk armadanya karena semakin hari semakin bertambah jumlahnya. Beberapa peraturan yang terkenal adalah jika ada anggota yang berkhianat bagian telinganya akan dipotong, jika ada yang memperkosa tahanan wanita pelakunya akan dipenggal. Sejahat apapun Cheng I Sao sebagai bajak laut, dia tetap melarang pasukannya untuk melecehkan wanita.

Nama Cheng I Sao semakin terkenal sampai akhirnya dia dianggap sebagai musuh nomor satu Kekaisaran Cina. Sampai pada tahun 1610 pemerintah Cina sudah tidak mengajak armada Cheng I Sao untuk berperang, tetapi mengajak berunding. Pemerintah Cina mengajak berunding agar Cheng I Sao berhenti menjadi bajak laut. Hasilnya Cheng I Sao akan berhenti menjadi bajak laut dan menyerahkan armadanya asalkan dia diperbolehkan untuk menyimpan semua harta kekayaannya, dan pemerintah Cina setuju akan hal tersebut.

Setelah berhenti menjadi bajak laut, Cheng I Sao mendirikan beberapa rumah judi dan rumah bordil dari harta kekayaannya selama menjadi bajak laut. Sampai akhirnya dia meninggal pada usia 69 tahun, pada tahun 1844.

Anne Bonny

Anne Bonny (sumber: wikipedia.org)
Anne Bonny (sumber: wikipedia.org)
Anne Bonny sepertinya menjadi bajak laut wanita paling terkenal, Anne Bonny lahir sebagai anak tidak sah dari seorang pengacara asal Irlandia. Untuk menyembunyikan asal-usulnya, ayahnya menyuruh Anne Bonny untuk berdandan menjadi pria, dan bekerja sebagai tukang ketik di kantor ayahnya.

Anne Bonny pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1718 dan menikah dengan seorang pelaut. Kemudian Anne Bonny dan suaminya berlayar menuju New Providence di Bahama. Disana Anne Bonny meninggalkan suaminya, karena disana dia terpesona oleh bajak laut bernama Calico Jack (Jack Rackham). Akhirnya Anne Bonny bergabung dengan kru Calico Jack. Menurut catatan, Anne Bonny dikenal sebagai bajak laut yang ganas, galak, dan berani.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN