Media

Jembatan Penghubung 2 Kampung Adat di Sukabumi Terputus Terbawa banjir

8 April 2019   23:32 Diperbarui: 9 April 2019   00:05 42 1 0
Jembatan Penghubung 2 Kampung Adat di Sukabumi Terputus Terbawa banjir
Jembatan penghubung dua kampung adat, yaitu antara Kampung Adat Sirnarasa yang berada di Desa Sirnarasa dengan Kampung Adat Ciptagelar yang terletak di Desa Sirnaresmi, terputus diterjang luapan Sungai Cisarua, pada Minggu sore [7/4/19]. // dokpri

Sukabumi. Jembatan penghubung  dua kampung adat, yaitu antara Kampung Adat Sirnarasa yang berada di Desa Sirnarasa dengan Kampung Adat Ciptagelar yang terletak di Desa Sirnaresmi, terputus diterjang luapan Sungai Cisarua, pada Minggu  sore [7/4/19].

Jembatan penghubung dua kampung adat, yaitu antara Kampung Adat Sirnarasa yang berada di Desa Sirnarasa dengan Kampung Adat Ciptagelar yang terletak di Desa Sirnaresmi, terputus diterjang luapan Sungai Cisarua, pada Minggu sore [7/4/19].// dokpri
Jembatan penghubung dua kampung adat, yaitu antara Kampung Adat Sirnarasa yang berada di Desa Sirnarasa dengan Kampung Adat Ciptagelar yang terletak di Desa Sirnaresmi, terputus diterjang luapan Sungai Cisarua, pada Minggu sore [7/4/19].// dokpri

 

 Putusnya Jembatan Cisarua yang merupakan penghubung Desa Sirnarasa Kecamatan Cikakak dengan Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi ini membuat terhambat aktifitas warga dari kedua Desa, tak nampak sisa-sisa jembatan di lokasi karena seluruh jembatan kayu terbawa hanyut aliran Sungai Cisarua.

 Hujan deras yang mengguyur diwilayah tersebut tidak hanya memutuskan jembatan kayu, Tebing Penahan Tanah (TPT) serta irigasi disekitar jembatan Cimaja marinjung pun ikut  rusak.


Ditemui disekitar Jembatan, menurut Jemi warga Kampung Ranca'eurang, Cikakak, Jembatan tersebut sempat diperbaiki atas inisiatif swadaya dan gotong royong warga, namun sekarang bukan rusak lagi melainkan hilang tak tersisa.

 Lebih jauh Jemi menjelaskan bahwa kondisi TPT  jembatan  yang satunya lagi rusak parah.


Jembatan yang putus ini nembus nya ke jembatan Cimaja Marinjung, kondisinya bantaran disekitar jembatannya juga sama rusak terhantam banjir, TPT nya ambrol.


Menurut Jemi tidak hanya warga setempat yang membutuhkan akses perbaikan jembatan, akses jembatan juga diperlukan sebagai sarana penunjang destinasi wisata Kampung Adat Ciptagelar.

 
Dan ini merupakan Jalan yang terdekat dengan melintas jembatan tersebut, kalau lewat jalan lain harus muter jauh serta jalannya lebih rusak karena masih bebatuan. Warga berharap jembatan ini segera diperbaiki atau dibangun.


Sebelumnya Warga bersama pemerintah desa secara swadaya mengumpulkan material yang dibutuhkan untuk penanggulangan sementara jembatan dengan system tambal sulam, hal ini dilakukan agar jembatan kembali bisa dilalui dengan aman, namun sekarang harus dibangun total karena tidak tersisa. pungkasnya .