Ruby Astari
Ruby Astari Pengajar, penulis, dan penerjemah

"DARI RUANG BENAK NAN RIUH": Untuk menjelaskan perihal penulis yang satu ini, cukup membaca semua tulisannya di sini (dan mungkin juga di tempat lain). Banyak dan beragam, yang pastinya menjelaskan satu hal: Ruang benaknya begitu riuh oleh banyak pemikiran dan perasaan. Ada kalanya mereka tumpang-tindih dan bukan karena dia labil dan irasional. Seringkali daya pikirnya melaju lebih cepat dari tangannya yang menciptakan banyak tulisan. Penulis juga sudah lama menjadi ‘blogger yang kecanduan’. Samai-sampai jejak digital-nya ada di banyak tempat. Selain itu, penulis yang juga pengajar bahasa Inggris paruh-waktu, penerjemah lepas, dan penulis lepas untuk konten situs dapat dipesan jasanya secara khusus di Kontenesia (www.kontenesia.com). Bisa sekalian beramal lagi untuk setiap transaksi (terutama selama bulan Ramadan ini) : http://kontenesia.com/kontenesia-donasi-ramadan/ https://www.facebook.com/kontenesia/posts/287945154884094?__mref=message R.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

"Silent Questions To Your 'Third Eye'"

13 Oktober 2017   15:59 Diperbarui: 13 Oktober 2017   16:30 124 0 0

I know you didn't mean to see me through

It's something you can't help

and what you wish you never had


"Have patience."

That was what you said that night

when we decided to reunite


How are you, old friend?

I'm glad we've reconnected

It was good to see you again

after over a decade


I am thankful, though

You've put yout 'abilities'to good use

instead of trying to gain control

towards other people


I know I'll always have these questions

about what your 'third eye'has 'seen'

You were right; it's better unmentioned

Never again will I let that affect me


In the end, God decides

We don't own all the light

We can only do our best

and let Him do the rest.


R.

(Jakarta, 30/8/2017 -- 10:00 am)