Mohon tunggu...
Ronny Rachman Noor
Ronny Rachman Noor Mohon Tunggu... Lainnya - Geneticist

Pemerhati Pendidikan dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Mengapa Ada Tanggal 29 Februari?

29 Februari 2020   08:08 Diperbarui: 29 Februari 2020   08:08 321
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: Getty Images

Bagi anda yang lahir pada tanggal 29 February tentunya tahun ini merasa  lega sekaligus bahagia karena dapat merayakannya.  Tanggal 29 February memang termasuk tanggal langka karena tidak muncul setiap tahunnya dan hanya muncul setiap 4 tahun sekali.

Dalam catatan setelah tahun ini tanggal 29 Februari akan muncul kembali pada: tahun 2024 yang akan jatuh pada hari kamis tanggal 29 February; tahun 2028 yang akan jatuh pada hari Selasa tanggal 29 February dan pada hari minggu  tanggal 29 February.

Jika diperhatikan maka penambahan 1 hari ini dalam setiap 4 tahun tidak berakhir dan mulai pada hari yang sama dalam minggu terkait jika dibandingkan dengan tahun biasa tanpa penambahan hari.

Jika diperhatikan dengan seksama maka tahun-tahun yang dapat dibagi oleh 100 seperti misalnya tahun 1900 dan tahun 2000 tidak menjadi tahun kabisat kecuali dibagi dengan angga pembagi 400. Oleh sebab itu tahun 1700, 1800 dan tahun 1900 bukan masuk kategori tahun kabisat, namun tahun 1600 dan tahun 2000 masuk tahun kabisat.

Jadi jika kita perhatian lebih cermat lagi, maka tahun ini (2020) jika dibagi dengan angka 4 akan menjadi 505, oleh karena itu tahun 2020 tidak perlu dibagi dengan 100 atau 400.  Sehingga  tahun 2020 masuk kategori aturan tahun kabisat dengan cara menambahkan 1 hari, yaitu jatuh pada hari ini tanggal 29 February.

Tradisi menambahkan 1 hari dalam setiap 4 tahun ini sudah terjadi lebih dari 2000 tahun.

Pertanyaan yang muncul adalah mengapa hal ini terjadi? Mengapa tidak setiap tahun ada tanggal 29 February.

Pada dasarnya keberadaan tanggal 29 February itu terkait dengan lama perjalanan bumi mengelilingi, matahari, yaitu diperlukan waktu selama 365,242189 atau setara dengan 365 hari 5 jam, 48 menit , dan 45 detik  dalam setahunnya atau dengan kata lain tidak tepat 365 hari.

Jadi tanggal 29 February itu akan muncul setiap 4 tahun sekali untuk menggenapkan jumlah hari setiap tahunnya menjadi 365 hari. Jika penyesuaian tidak dilakukan maka dalam 100 tahun kita kaan kehilangan sekitar 24 hari.

Dalam catatan sejarah orang yang pertama kali menginisiasi keberadaan tanggal 29 February ini adalah Julius Caesar yang menerapkannya tahun 45 BCE yang dikenal saat itu sebagai  Julian Calender.

Pada kenyataannya penambahan satu hari setiap 4 tahun memang masih belumlah  akurat  dan perlu cara yang lebih baik untuk menghitungnya.  Oleh sebab itu di tahun 1582 Paus Gregory XIII menggunakan perhitungan berbasis tahun bissextile, yang kita kenal sebagai Kalender Gregorian.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun