Ronny Rachman Noor
Ronny Rachman Noor Geneticist

Pemerhati Pendidikan dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Digital Artikel Utama

Dari Emoji ke Emerji

9 Juni 2018   08:12 Diperbarui: 9 Juni 2018   19:30 2007 23 10
Dari Emoji ke Emerji
Beberapa contoh emerji. Sumber: www.emerji.org

Hampir semua penggemar gadget tentunya sudah mengenal betul dan akrab dengan emoji sebagai bahasa universal yang sudah menjadi bagian dari komunikasi.

Emoji memang dapat disebut sudah merevolusi cara berkomunikasi kita, karena emoji tidak mengenal batas, bahasa, budaya, isolasi geografis dll nya.  Emoji juga sangat efektif dalam mengungkapkan perasaan, keinginan dll nya hanya dalam satu simbol gambar yang sangat unik.

Hal yang paling mengagumkan adalah tanpa berdebat panjang semua pengguna emoji sepakat mengikuti aturan emoji untuk merepresentasi sesuatu yang ingin diungkapkan dan mengerti maknanya.

Dari Emoji ke Emerji

Kepopuleran emoji dan penggunaannya yang sangat luas menginspirasi ilmuwan untuk menggunakan sejenis emoji untuk menggambarkan bencana  yang sedang terjadi yang kini dikenal sebagai emerji.

Beberapa contoh emerji

Longsor. Sumber : www.emerji.org
Longsor. Sumber : www.emerji.org
Badai. Sumber: www.emerji.org
Badai. Sumber: www.emerji.org
Gempa bumi. Sumber: www.emerji.org
Gempa bumi. Sumber: www.emerji.org
Banjir. Sumber: www.emerji.org
Banjir. Sumber: www.emerji.org
Polusi. Sumber: www.emerji.org
Polusi. Sumber: www.emerji.org
Jika terjadi sesuatu bencana, terutama bencana alam yang berskala luas maka beberapa jam pertama setelah kejadian merupakan waktu yang paling kritis untuk bertindak  menanggulanginya dan menyelamatkan nyawa.

Sebagai contoh pada kejadian gempa bumi, informasi terkait seberapa luas yang mengalami kehancuran dan kemungkinan ada korban yang terperangkap di reruntuhan memang sangat  diperlukan oleh para penolong.

Para penolong yang tidak saja harus bekerja keras, namun juga harus berkerja keras dalam menanggulangi bencana ini akan sangat tergantung pada akurasi informasi yang diberikan.

Pada situasi seperti inilah ide penggunaan emerji sangat krusial karena dengan hanya mengirimkan emerji dan disertai kalimat singkat dari pihak penolong dan korban maka penanggulangan bencana diperkirakan akan lebih efektif dan lebih cepat.

Penggunaan emerji ini juga diharapkan menjadi bahasa universal yang digunakan para  penolong dari seluruh dunia sehingga koordinasi penanganan bencana dapat dilakukan dengan efektif.

Salah satu contoh penggunaan emerji yang memadukan dengan photo kejadian. Sumber: www.emerji.org
Salah satu contoh penggunaan emerji yang memadukan dengan photo kejadian. Sumber: www.emerji.org
Sebagai contoh dalam kasus gempa bumi kejadiannya sangat cepat dan tidak memungkinkan regu penolong masuk ke area sebelum gempa bumi reda.  Oleh sebab itu ketika orang menyelamatkan diri tidak mungkin mengirimkan pesan yang panjang  pada saat yang bersamaan dalam menyelamtkan diri.

Oleh sebab itu dalam situasi seperti ini diharapkan dengan hanya mengirimkan satu emerji saja, maka akan dapat diketahui kejadian apa yang melanda dan status keamanan korban.

Emerji memang dapat digunakan oleh para penolong sebagai early warning system  suatu kejadian karena dapat diterima dan dimengerti dengan cepat.

Jadi dapat dibayangkan dengan menggunakan informasi emerji yang dikirimkan oleh sejumlah orang, maka akan dapat dilakukan perkiraan awal seberapa luas dan juga seberapa parah level bencananya.

Jika dibandingkan dengan kebiasaan menginformasikan terjadinya bencana saat ini seperti pengikimkan pesan "saya merasakan guncangan gempa bumi" atau "telah diterjadi kempa bumi di wilayah..." tentunya pengiriman satu simbul emerji akan lebih efektif.

Manfaat lain emerji disamping mengirimannya yang cepat adalah tidak mengenal perbedaan bahasa dalam arti dimengerti oleh orang sekalipun berbicara dalam bahasa yang berbeda.

Perbedaan bahasa dalam menginformasikan bencana dan juga info yang dikirimkan para korban seringkali menjadi kendala tersendiri bagi regu penolong, sehingga memerlukan waktu yang lebih lama dalam memberikan bantuannya.

Di era serba digital seperti saat ini, teknologi informasi tidak saja berguna dalam berkomunikasi, namun jaga dapat menyelamatkan banyak nyawa.  Dalam kasus ini emerji merupakan salah satu contohnya.

Semoga semakin berkembangnya ragam dan penggunaan emerji ini dapat menyelamtkan nyawa lebih banyak lagi.