Mohon tunggu...
Rosyida Putri Amila
Rosyida Putri Amila Mohon Tunggu... Penulis - Mahasiswa

Seorang Lethologica

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

3 Manfaat Jadi Pelupa

2 Juli 2021   12:27 Diperbarui: 2 Juli 2021   12:37 289
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

Gimana menurut kamu, kalo kamu punya temen yang pelupa-nya di atas rata-rata? Atau misalkan kamu sendiri yang mengalami fenomena lupa akut? Kesal? Sedih, atau justru bahagia?

Sorry, kali ini aku gak lagi bahas sebab-musabab seseorang menjadi pelupa ataupun cara menyembuhkannya. Soalnya, aku sendiri juga pelupa, dan sampek sekarang nggak tau cara mengobatinya. Wkwk. 

Kalo kita cerita soal 'duka'-nya jadi pelupa, Wah, so pasti udah banyak banget. Tapi untuk 'suka'-nya jadi pelupa? Pasti nggak kepikiran dong? Sama. Aku juga tadinya nggak kepikiran, tapi iseng-iseng aja mikir, tiba-tiba ketemu jawaban. Yok, kite bahas bareng.

~

Manusia, ya.. maksudku, kita ini.. bisa lupa apa aja. Mulai dari hal-hal kecil seperti pensil, pemotong kuku, sisir, remote TV, sampek hal-hal besar semisal dompet, bahkan kendaraan. *Eh kendaraan? Bisa lupa? Bisa dong. 

Serius, aku sendiri pernah mengalaminya, tapi aku udah lupa kisahnya gimana, karena udah lama banget. Takutnya kalo aku ceritain, jadinya malah "sesi mengarang bebas". Hhii.

Pernah nggak sih terbesit dipikiran kamu, "pelupa" itu ada manfaatnya nggak sih? Eits, bukan cuma "lupa" tapi "pelupa" alias, tukang lupaan. Berhubung aku pelupa, aku udah lama mikir ini. Serius, ini bukan hal yang penting. Tapi nggak tau aja,, tiba-tiba kepikiran.

Lambat laun aku terus mikirin, apa sih manfaat jadi pelupa? Akhirnya aku tau.

Ya, gitu.. tapi ini cuma pendapat aku sih.

Banyak hal yang pernah aku alami dengan penyakit pelupa ini, karena apa aja bisa lupa. Btw, tau nggak kamu? Pelupa ini mengajarkan aku banyak hal loh,, ketika aku sadar aku orangnya mudah lupa, aku menjadi seseorang yang menurutku, "Catatanku lebih lengkap dibanding yang lain" eak. Hehhe. 

Karena kalo nggak dicatet serapi mungkin, aku pasti bakal lupa. Bahkan ketika tulisanku jelek, aku bisa lupa caranya ngebaca tulisanku sendiri, wal hasil.. aku nggak bisa ngulang materi atau menangkap pesan yang sempat aku tulis di note itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun