Intan Rosmadewi
Intan Rosmadewi lainnya

Pengajar, Kebaikan yang kita lakukan untuk orang lain ; sesungguhnya adalah kebaikan untuk diri kita sendiri QS. Isra' ( 17 ) : 7

Selanjutnya

Tutup

Kuliner Pilihan

Ayam Bawang Bumbu Kuning Cakper Ngehits di Kota Malang

17 Agustus 2018   21:44 Diperbarui: 17 Agustus 2018   22:01 578 4 3
Ayam Bawang Bumbu Kuning Cakper Ngehits di Kota Malang
Makan siang bersahaja (pict:dok.muthiahalhasani)

 Kehangatan Bolang Kompasiana menjadi hal yang di luar dugaan bagi kami yang berkesempatan  hadir mengikuti acara Indonesia Community Day pada hari Ahad,  5 Agustus 2018.

Semua  crew  Bolang Kompasiana berusaha menerima kompasianer luar daerah  dengan segala hormat dimulai dengan  persiapan  homestay  lewat Mas Malik sehingga   Ibu -- ibu yang kebiasaan  riweuh  mendapat banyak kemudahan baik tentang  sarapan pagi dan makan  malam kami memperoleh   dropping  Mbak Lilik Fatimah Azzahra demikian saat santap siang kompasianers Jakarta, Bandung, Madiun, Kudus  dan Medan serta KJog (Kompasiana Jogya)  semua yang dari luar daerah diangkut secara bertahap oleh Pak Yunus Muhammad Nasuha dan Pak Dizzman.

Penulis bersama Ambu (panggilan akrab) Ibu Maria G. Sumitro sejak tanggal 3 Agustus start dari Bandung sekitar jam 10.00 dari pondok dan berangkat menggunakan Argo Parahyangan jam 11.35 sampai di Gambir jam 14 : 57  ketika itu Mbak Muthiah al Hasani sudah menanti di station Senen.

Hiruk -- pikuk para pejalan di station Senen pemandangan yang tampak rutin meskipun kurang nyaman terutama saat serba antri dengan masing -- masing harus menunjukkan KTP sedangkan  di ruang tunggu tengah  menanti Mbak Muthy kedatangan para kompasianer  dari  berbagai arah yang bertujuan sama di bawah komando Muthiah al Hasani  maka sekitar jam 18.15 rombongan kompasianers  Bandung Jakarta dan Medan bergabung menggunakan KA Majapahit menuju Malang dan Alhamdulillah sampai di station pada 10.05 dengan selamat suka cita menyambut ICD 2018.

bersama owner Cakper (pict:dok.pribadi)
bersama owner Cakper (pict:dok.pribadi)
Indonesia Community Day Dan Makan Siang Bersama Cakper

Pada hari Sabtu (4/08/2018) sesampainya di penginapan  menjelang baralek gadang  Indonesia Community Day penulis yang relative sudah sepuh bersama Ambu Maria G. Soemitro  tidak ingin pergi -- pergi memanfaatkan waktu senggang sampai di kota Malang yang ramah.

Tentu saja yang muda-muda selayaknya memanfaatkan waktu yang cukup lapang dengan di komandani Pak TS juga Pak Isson mereka semua  terdiri dari Buncha Elisa Koraag,  Mbak Muthy, Mbak Windu dan Ibu Marla beserta puterinya  menuju beberapa destinasi wisata kota Malang,  cukuplah menyenangkan bagi kami berdua mendapat share gambar dari kompasianers yang berada di lokasi Batu dan sekitarnya.

Sedangkan  kami berdua  benar -- benar  rehat di homestay syariah perum de saxophone town house Jatimulyo demi menjaga stamina agar besok bisa full mengikuti semua acara yang telah dirancang berbulan -- bulan oleh tim kompasiana dan para relawan.

Indocommday   Alhamdulillah dapat kami ikuti hingga penutupan dan tentu saja hidangan makan siang yang di gelar oleh Cakper atas inisiatif cemerlang dari Pak Yunus Muhammad Nasuha tampaknya akan sulit bagi kami melupakannya karena beberapa sebab,  disamping tujuh variasi sambalnya juga kerenyahan ayam bawang Cakper dan lokasi yang bersahaja katakan  merakyat dan akrab dengan kaum urban juga perasaan bebas karena hidangan ala buffet  atau prasmanan.

Prasmanan cara makan yang memberikan kebebasan bagi siapapun,  artinya bisa saja kita mengambil porsi minimalis saat ingin membatasi jumlah nasi atau sayuran,  atau bahkan sebaliknya ingin porsi yang lebih jumbo.  Maka dengan kebebasan ini Cakper menjadi pilihan special para pelanggannya.

usai santap berjamaah (pict:dok.Mas Rahab)
usai santap berjamaah (pict:dok.Mas Rahab)
Bayangkan pengunjung selevel mahasiswa, atau ibu rumah tangga dengan anggaran terbatas demikian kaum pensiunan dipersilahkan makan sepuasnya dengan harga yang sangat terjangkau pasti suka, disamping menu yang cukup lengkap,  yaitu : ayam bawang,  ayam teriyaki,  ayam crispy dan ayam panggang  ada plus plusnya lagi yaitu lele crispy,  lele bakar,  sosis  bakar,  pepes patin dan bandeng presto adapun sayurannya terdiri dari cah kangkung,  tauge ikan asin,  terong goreng pedas,  mie cakper.

Ada tujuh varian sambal yang bisa dinikmati dengan paket kebebasan,  yaitu : sambal tomat,  sambal bawang, sambal hijau,  sambal pete,  sambal ebi,  sambal cakcuk ( perpaduan antara sambal bawang dan sambal hijau ) berdasar uraian Cakper sambal cakcuk menjadi primadonanya karena kepedasannya yang sangat dan sangar . . . .

Penulis sempat mendapat saran indah dan berkualitas dari Mas Rahab : "Ndak usah terlalu jor -- joran makan sambal karena kita tengah dalam perjalanan, penting juga kalau kita menghindari."   Bunda menyimak dengan seksama dan mengikuti nasihat sang madyangers,   sehingga dari tujuh varian sambal cukup hanya dioles keujung lidah dan menikmati nasi pulen plus ayam goreng crispy plus  seiris terong bumbu lado hasil berbagi dengan Mbak Tamita Wibisono.

Memang kami semua lebih ingin menikmati ayam goreng Cakper dengan cara lesehan, disamping saya Pak suhu tulisan fiksi  Ang Tek Khun asyik sekali dirinya  focus pada android yang ada dihadapannya 'mungkin'  posting instaghram dengan caption -- caption memikat biasa ia suguhkan kepada netizen yang tidak bosan mengunjungi akunnya,  Ang Tek Khun hanya memesan secangkir kopi hitam mengiringi dirinya yang setia menemani semua berbincang santai memahami lezatnya ayam dan lele crispy yang unik serta langka.

Saat kami menikmati hidangan santap siang yang guyub,  maka para penikmat hidangan menyimak paparan tentang perjalanan kisah Cakper yang memulai usaha pada 28 April 2016 dengan modal awal lima juta rupiah.

Adapun brand memahatkan  labeling  Cakper adalah gabungan dari dua nama orang yang berbeda yakni  Pery Hadi Susanto konon beliau dikenal  akrab dengan  panggilan  Cak Per  sehingga  menjadi brand dari kuliner yang diluncurkannya  berkolaborasi dengan Ferry Angga Irawan,  unik memang dua Pery dan Ferry menjadi Cakper dan ngehits di kota Malang.

Dimana lokasi Cak Per

Sesungguhnya lokasi warung Cakper cukup strategis yaitu Jalan Sukarno Hatta no 7 Malang  lokasinya berdekatan dengan kampus Polinema (Politeknik Negeri Malang) buka selama 24 jam penuh.

Penulis kutip komentar via face book dari Pak Yunus Muhammad Nasuha :

"Konsepnya prasmanan ambil sendiri sesuka hati dan ramah di kantong para pelajar,  mahasiswa juga pensiunan.  Harga termahal Cuma Rp 15.000,-   Menu utama adalah ayam bawang plus sambal 7 varian.  Mungkin suatu hari mereka yang pernah singgah di warung CakPer akan mengingatnya kembali untuk reuni,  di tempat dekat jembatan  Suhat  no 7 Malang itu, jauhnya sekitar 500 m dari Taman Krida Budaya tempat ICD 2018 dihelat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2