Mohon tunggu...
Rosidin
Rosidin Mohon Tunggu... Penulis - Mengabadikan apa saja dalam sebuah tulisan

Berbagi berbagai hal melalui tulisan

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

Kehidupan Sosial di Hunian Vertikal (Apartemen)

16 Oktober 2021   12:10 Diperbarui: 16 Oktober 2021   17:22 61 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Lyfe. Sumber ilustrasi: FREEPIK/8photo

Awal tahun 2021 saya pernah menyempatkan diri mampir di apartemen tempat tinggal kawan saya yang berlokasi di daerah Gading Serpong. Sebut saja Haciiim (nama samaran). Ia merupakan mahasiswa di salah satu kampus ternama di Indonesia. Kami mengobrol begitu lama. Saya ingat ia pernah bilang "Kehidupan sosial di aparteman (hunian vertikal) cenderung lebih individualis,Bro. Disini banyak penghuni yang tidak mengenal tetangga, sangat menjaga privasi, jarang bertegur sapa, jarang bertukar informasi, jarang berbagi rasa dan sibuk masing-masing" ucapnya. Saya pun yang mendengar kala itu baru tahu bahwa kehidupan sosial didalam apartemen ternyata seperti itu. Kalau dipikir-pikir. Mirip dengan kehidupan orang-orang barat yang bertolak belakang dengan budaya kearifan lokal yang ada di Indonesia, kan?

Menurutnya "Kehidupan perkotaan yang sangat kompetitif membuat rasa solidaritas di dalam apartemen nyaris tidak ada". Terlepas dari kehidupan di apartemen yang seperti itu, menurutnya hunian vertikal tergolong aman dan nyaman. Petugas keamanan yang berjaga 24 jam, dekat tempat kerja, dekat dengan fasilitas publik dirasa sangat cocok bagi orang-orang yang menyukai gaya hidup praktis dan simple.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan