Mohon tunggu...
Roselina Tjiptadinata
Roselina Tjiptadinata Mohon Tunggu... Perencana Keuangan - Bendahara Yayasan Waskita Reiki Pusat Penyembuhan Alami

ikip Padang lahir di Solok,Sumatera Barat 18 Juli 1943

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Hindari Hidup dalam Kepura-puraan

7 Juli 2022   04:41 Diperbarui: 7 Juli 2022   06:31 480
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: kompas.com

Karena suatu waktu akan diketahui orang

Hidup dalam ke pura puraan adalah ibarat orang main sandiwara secara marathon. Harus selalu memikirkan apalagi action yang harus dilakoni. Saking tenggelam dalam memainkan perannya sehingga orang dengan tipe semacam ini kehilangan identitas diri. Karena itu alangkah baiknya bila selalu berlaku tulus, tampil apa adanya.

Karena seperti kata peribahasa: "Sepandai pandai membungkus, yang busuk pasti akan tercium juga". Begitu pula bila kita tidak tulus, suatu waktu akan diketahui orang dan kita akan terasing dalam kehidupan bermasyarakat.

Bila kita memutuskan untuk menolong seseorang, lakukanlah dengan setulus hati  Janganlah sampai menolong seseorang hanya untuk menjadikan bahan cerita dengan menggembar gemborkan pertolongan kita tersebut. 

Bila kita membicarakan hal tersebut dibelakang orang yang kita tolong, akan meniadakan makna pertolongan yang kita perbuat. Bahkan mungkin akan menyinggung orang yang kita bantu sehingga dia tidak respect lagi terhadap kita.

Menolong dengan Ikhlas 

Alangkah baiknya kalau kita mau menolong orang maka lakukanlah dengan setulus hati Menolong sesuai kesanggupan  kita Hindari dibicarakan lagi dibelakang orang yang kita tolong. Karena akan mengurangi nilai pertolongan kita. Dan akan melukai hati orang yang kita bantu.

Hindari hidup dengan kepura puraan dimanapun berada Hindari berlaku simpati terhadap seseorang yang sebetulnya hanya mau tahu keadaannya dan setelah tahu, dijadikan bahan pembicaraan dengan orang lain. Yang mana akan membuat orang tersebut malu dan kecewa terhadap kita Serta tidak percaya lagi seumur hidupnya.

Hidup dalam kepura puraan, tanpa sadar menjadikan orang menjadi manusia yang munafik . 

Kesimpulan:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun