Mohon tunggu...
Roselina Tjiptadinata
Roselina Tjiptadinata Mohon Tunggu... Bendahara Yayasan Waskita Reiki Pusat Penyembuhan Alami

ikip Padang lahir di Solok,Sumatera Barat 18 Juli 1943

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Menuai Apa yang Kami Tabur (Seri 63)

13 April 2021   04:34 Diperbarui: 13 April 2021   04:43 185 41 21 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menuai Apa yang Kami Tabur (Seri 63)
Berfoto didepan sejuta bunga (dok pribadi)

Canberra

Canberra merupakan ibu kota Australia terletak di  ACT - The  Australian Capital  Territory yang dikelilingi oleh daerah yang merupakan negara bagian New South Wales. Kota Canberra ini tidak sebesar kota Sydney dan juga tidak seramai kota Sydney. Kota Canberra sepi sepi saja hanya tempat mengurus segala sesesuatu yang berhubungan dengan pemerintahan disini. Hal ini berbeda dengan negara lain yang biasanya ibukota nya merupakan lokasi paling padat penduduk. Seperti misalnya ibukota negara kita Jakarta  .

 Untuk mengunjungi Canberra butuh waktu lebih dari  3 jam berkendaraan dari Wollongong  dan beberapa jam dari Sydney.

bunga yang ditata sedemikian merupakan pemandangan yang indah (dok pribadi)
bunga yang ditata sedemikian merupakan pemandangan yang indah (dok pribadi)
Fertival Bunga.

Canberra baru ramai  pada bulan September dan Oktober ramai dikunjungi wisatawan Lokal dan Manca Negara.Disebabkan pada tanggal  13 September sampai 12 Oktober 2014 akan diadakan Festival seribu bunga di Canberra.

Hotel hotel semua full book tidak seperti biasanya. Untuk mana kami memilih Hotel diluar kota Canberra dengan tarip  175 dolar semalaman yang berarti  sekitar  1 juta 750 ribu ,sangat mahal hanya tinggal satu kamar saja lagi.Pada tanggal 13 September pagi pagi sekali kami meluncur dari Wollongong menuju Canberra. Ternyata jalan menuju Canberra padat dengan mobil mobil yang juga mempunyai tujuan yang sama.

Jalan yang menuju Canberra dipadati mobil(dok pribadi)
Jalan yang menuju Canberra dipadati mobil(dok pribadi)
Setelah 4 jam kami sampai di Canberra dan menuju lokasi sambil mencari tempat pakir yang penuh .Berkeliling sampai hampir 2 jam lamanya ,ketika seorang India memberi Isyarat dia mau keluar kami mendapatkan tempat untuk pakiran.

Lapangan pakir yang penuh sesak (dok pribadi)
Lapangan pakir yang penuh sesak (dok pribadi)
Setelah mobil dipakir kami menuju tempat pintu masuk arena ,antrian yang panjang karena gratis disiang hari.Kalau malam harus pakai karcis yang sudah harus dipesan jauh jauh hari.

Kios kios penjualan soufernir (dok pribadi)
Kios kios penjualan soufernir (dok pribadi)
Akhirnya bersyukur kami dapat masuk juga  Dipintu masuk berderetan kios kios menjual barang barang berupa pakaian,sousvenir dan ayunan.

ajunan diperjual belikan (dok pribadi)
ajunan diperjual belikan (dok pribadi)
Taman Sejuta Bunga 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x